Disnaker Surabaya Bentuk Satgas dan Posko Pengaduan soal THR

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Kamis, 15 Apr 2021 20:49 WIB
Ilustrasi THR
Foto: Muhammad Ridho
Surabaya -

Pemkot Surabaya menyoroti soal Tunjangan Hari Raya (THR) untuk para pekerja. Disnaker Surabaya menyiapkan Satgas dan Posko pengaduan.

"Kami di Disnaker memantau saja. Sudah saya bentuk Satgas. Sudah saya bentuk posko kalau ada pengaduan," kata Plt Kadisnaker Kota Surabaya Achmad Zaini saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (15/4/2021).

Pihaknya juga telah mensosialisasikan isi SE Menteri Ketenagakerjaan terkait pembayaran THR yang telah ditentukan. Perusahaan harus melakukan pembayaran THR keagamaan paling lambat tujuh hari sebelum hari raya keagamaan. Itu sesuai dengan SE Kemenaker tanggal 12 April 2021.

"Kami juga sudah sosialisasikan ke teman-teman serikat, 32 teman-teman serikat pekerja atau serikat buruh, Apindo juga sudah disosialisasikan," imbuh Zaini.

Lebih lanjut Zaini menjelaskan, posko pengaduan itu disiapkan untuk buruh dan serikat pekerja, jika menemukan kendala terkait THR. Mereka bisa mendatangi kantor Disnaker Kota Surabaya.

"Di Disnaker, bisa hotline, kita kan punya aplikasi aduan Wargaku sama 112. Prinsip, banyak cara untuk melaporkan," ungkap Zaini.

Jika ada temuan pembayaran THR tidak sesuai dengan aturan SE Kemenaker, Zaini menjelaskan, pihaknya akan melakukan memediasi untuk mencarikan solusi. "Kita akan meninjau ke lokasi, temen-temen turun ke lapangan. Tugas kami mediasi, kita pertemukan yang terpenting teman-teman sepakat dengan serikat pekerja itu dirundingkan (mediasi)," ungkap Zaini.

Hingga hari ini, Zaini menambahkan, pihaknya belum menerima aduan terkait pembayaran THR. Pihaknya berharap tidak ada masalah soal THR di Surabaya.

"Alhamdulillah sampai hari ini belum ada. Mudah-mudahan sampai H+2 (Lebaran) nggak ada," pungkas Zaini.

(sun/bdh)