Siklon Tropis Seroja Jauhi Indonesia, Tapi Dampaknya Masih Terasa di Jatim

Hilda Meilisa - detikNews
Kamis, 08 Apr 2021 13:35 WIB
Siklon Tropis Seroja Dilihat dari Satelit
Siklon tropis Seroja dilihat dari satelit/Foto: (Zoom Earth)
Surabaya -

Siklon Tropis Seroja yang sempat mengakibatkan bencana banjir bandang hingga tanah longsor di Nusa Tenggara Timur (NTT) disebut telah menjauh dari Indonesia.

Data yang dihimpun detikcom dari BMKG Klas II Maritim Tanjung Perak Surabaya menyebut Siklon Tropis Seroja telah menjauh dan posisinya sekarang di koordinat 112 BT-16.3 LS, tepatnya di Samudera Hindia Selatan Jatim.

Kendati demikian, pusaran angin siklon ini masih kuat. Sehingga masih berdampak secara tidak langsung di wilayah perairan Jawa Timur.

"Memang siklon ini meninggalkan wilayah NTT menuju Barat Daya hingga tanggal 8 April ini semakin jauh. Tetapi, kekuatannya tetap. Pusaran bisa mencapai 30 hingga 60 Knot," kata Kepala BMKG Maritim Tanjung Perak, Taufiq Hermawan dalam live YouTube yang dilihat detikcom di Surabaya, Kamis (8/4/2021).

Taufiq memaparkan dampak yang terasa yakni kenaikan gelombang di wilayah perairan Jatim. Bahkan, tinggi gelombang bisa mencapai 4 hingga 6 meter.

Selain berdampak bagi masyarakat di pesisir, Taufiq memaparkan Siklon Tropis Seroja juga mengakibatkan cuaca buruk di Jatim. Beberapa hari ini, terpantau hujan intensitas sedang hingga lebat dengan petir dan angin kencang sesaat.

"Dampaknya tentu pada wilayah maritim ada kenaikan gelombang yang cukup signifikan. Ada 14 wilayah kemaritiman, secara garis besarnya di bagian Utara bisa mengalami kenaikan 1 sampai meter. Di selatan Jatim dan Samudera Hindia Selatan Jatim kenaikan gelombang cukup signifikan 4 hingga 6 meter," imbuh Taufiq.

Untuk itu, Taufiq mengingatkan masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan. Dengan informasi ini, dia berharap nelayan hingga warga di pesisir bisa mengantisipasi potensi tingginya gelombang.

"Kami terus memperhatikan siklon ini dan juga akan menyampaikan imbauan dan peringatan dini secara tertulis melalui sosmed kita dan kami mengimbau tetap meningkatkan kewaspadaannya dua hingga tiga hari ke depan. Nelayan tradisional tetap waspada kenaikan gelombang. Perhatikan informasi dari kami," pesan Taufiq.

Lihat Video "BMKG: Siklon Tropis Seroja Sudah Menjauhi Wilayah Indonesia":

[Gambas:Video 20detik]



(hil/iwd)