Ini Klarifikasi Polisi Soal Barang Bukti Sabu 11 Kg Disebut Hilang di Surabaya

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Rabu, 07 Apr 2021 14:14 WIB
barang bukti sabu hilang
Polisi memperlihatkan BAP perkara dan BAP pemusnahan 11 kg sabu (Foto: Deny Prastyo Utomo)

Barang bukti tersebut memang bukan milik Agus. Melainkan milik dua pengedar sabu, Riky dan Nur Cholis, yang telah tewas ditembak mati. Berkas masing-masing pengedar narkoba tersebut memang dipisah (split).

"Karena kan berkas laporan polisinya dibuat sendiri-sendiri, sesuai dengan tersangka masing-masing dan TKP-TKP masing-masing terkait pertanggungjawaban pidana," kata Heru.

Heru menegaskan untuk tersangka Agus saat ini perkaranya masih disidangkan dengan barang bukti 10 kg sabu. Barang bukti itu sudah sesuai dengan yang dibawa oleh terdakwa Agus.

"Sedangkan tersangka RR (Riky) yang meninggal juga 10 kg yang dia bawa. Kemudian juga yang terakhir yang MNC (Nur Cholis) adalah 1 kg yang dia simpan dan dia miliki. Jadi yang hidup ini tidak mungkin mau ditumpangkan di situ (barang buktinya). Ibarat dosaku pikulen pasti nggak mau, satu gram saja nggak mau apalagi puluhan kilo," lanjut Heru.

"Faktanya juga TKP-nya sendiri-sendiri. Kemudian (barang buktinya) dibawa sendiri, makanya kita berdirikan sendiri-sendiri (laporan polisinya). Intinya LP-nya kita buat sendiri-sendiri, tapi prosedur penyidikan tetap kita laksanakan. Jadi masing-masing sesuai dengan tersangka itu, dia simpan, dia kuasai," ungkap Heru.

Kemudian yang menjadi tanda tanya, di mana sekarang barang bukti 11 kg sabu tersebut?

"Kemudian dari perkara tersebut kita lakukan rangkaian penyelidikan secara prosedur dan profesional, yang mana akhirnya barang bukti narkotika jenis sabu setelah kita lakukan pengujian lab di laboratorium forensik Polda Jatim hasilnya positif mengandung methamphetamine atau narkotika jenis sabu," ungkap Heru.

Setelah dipastikan jika barang bukti itu adalah sabu, maka 11 kg sabu itu turut disertakan dalam pemusnahan barang bukti yang digelar pada Oktober 2020.

"Selanjutnya terhadap barang bukti tersebut kita musnahkan tepatnya pada 26 Oktober 2020 di Mapolrestabes Surabaya. Tidak ada satu gram pun narkotika yang tidak bisa kita pertanggungjawabkan. Jadi semuanya bisa kita pertanggungjawabkan. Jadi ada semuanya berita acaranya," tandas Heru.

Halaman

(iwd/iwd)