Vaksinasi BUMN Membludak, Peserta se-Jatim Antre Berjam-jam

Esti Widiyana - detikNews
Selasa, 30 Mar 2021 23:31 WIB
Sentra vaksinasi BUMN di Grand City Mal Surabaya menjadi perbincangan. Pasalnya, program mendukung vaksinasi COVID-19 ini dijubeli warga.
Saat vaksinasi BUMN membludak di Grand City Surabaya/Foto: Istimewa
Surabaya -

Sentra vaksinasi BUMN di Grand City Mal Surabaya menjadi perbincangan. Pasalnya, program mendukung vaksinasi COVID-19 ini dijubeli warga. Warga tampak tumplek blek di basement Grand City Mal.

Dari pantauan detikcom, kondisi di basement Grand City Mal membludak. Peserta berdiri mengantre tanpa ada jarak, meski memakai masker. Sebab informasinya per hari melakukan 5 ribu vaksinasi.

Akibatnya, peserta harus mengantre selama berjam-jam. Peserta vaksin berjubel menunggu proses verifikasi. Sebab, peserta vaksinasi tak hanya dari Surabaya saja.

Salah satu peserta, Yuda mengatakan jika dirinya pertama kali melakukan vaksinasi. Dia menilai, kerumunan vaksinasi ini karena kurangnya persiapan dari pemerintah.

"Belum pernah sama sekali, pertama kali (Vaksin). Diwajibkan (dari instansi). Saya rasa ini kurang persiapan panitianya saja," kata Yuda di sela antrean Grand City Mal, Selasa (30/3/2021).

Sementara salah satu peserta dari PT Petrokimia Gresik, Rian telah mengantre selama dua jam dan belum divaksinasi. Padahal, jadwal yang diberikan harusnya mendapat suntikan pukul 15.00-16.00 WIB. Tetapi ia masih menunggu.

"Sudah dari jam 1 sekarang jam 3, dua jam. (Jadwalnya) jam 3 sore sampai jam 4, tapi kam antre," kata Rian.

Menurutnya, padatnya antrean ini karena memang yang dijadwalkan vaksin memang banyak. Sebab, tak hanya satu BUMN saja, melainkan BUMN se-Jatim dan juga lansia.

"Memang penumpukan jadwalnya banyak (Yang menjadi berjubel). Dari instansi saya sendiri 625 orang, belum PT yang lain," jelasnya.

Sebelumnya, pelaksanaan vaksinasi COVID-19 ditujukan kepada pegawai BUMN dan lansia se-Jatim. Menteri BUMN Erick Thohir pun menargetkan setiap hari bisa melakukan 5 ribu vaksinasi di sentra vaksinasi bersama BUMN selama

"Kita menargetkan selalu, setiap sentra vaksinasi adalah 5 ribu orang per hari. Saya yakin di Jawa Timur ini, bisa sesuai dengan target.apalagi dapat dukungan full dari ibu gubernur dan tentu pak wali kota. Di Jakarta sendiri rata-rata suntikan itu sudah bisa 8 ribu per hari," kata Erick.

Erick juga berharap vaksinasi COVID-19 di Jawa Timur bisa mencapai target 5 ribu per hari. Ia pun bersyukur jika vaksinasi bisa melebihi target dalam satu harinya.

"Saya tentu berharap, langkah demi langkah untuk provinsi jawa timur 5 ribu per hari dulu. Kalau bisa lebih alhamdulillah. Tapi targetnya 5 ribu per hari," pungkasnya.

(fat/fat)