Sekilas Jatim : Polisi Salah Gerebek Kolonel TNI AD-Ara Hilang di Surabaya

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Jumat, 26 Mar 2021 22:29 WIB
Anggotanya Salah Gerebek Kolonel TNI AD, Kapolresta Malang Minta Maaf
Permintaan maaf Kapolresta Malang Kota kepada Kolonel Chb I Wayan Sudarsana/Foto: Istimewa
Surabaya -

Hari ini ada sejumlah berita dari Jatim yang menarik banyak pembaca. Mulai dari polisi yang salah menggerebek kolonel TNI AD hingga soal Ara hilang sejak 4 hari lalu.

Polisi Salah Gerebek Anggota TNI AD Berpangkat Kolonel

Peristiwa penggerebekan yang dilakukan anggota Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polresta Malang Kota di Hotel Regent Park salah sasaran. Empat anggota ini salah menggerebek seorang kolonel dari TNI AD.

Mereka berempat menggerebek anggota TNI berpangkat kolonel, Kol Chb I Wayan Sudarsana (Kasubditbinbekhar Sdircab Pushubad). Saat itu, dia sedang bertugas sebagai Pemeriksaan Materil Perbekalan dan Fasilitas (Rikmat Bekfas) TW I Tahun Anggaran 2021.

Atas kejadian ini, Kapolresta Malang Kota Kombes Leonardus Simarmata telah meminta maaf. Kendati demikian, keempat anggota akan tetap ditindak atas kesalahan yang telah diperbuatnya.

"Tetap dilakukan tindakan yang jelas secara prosedural dan saat ini sudah dilakukan penanganan dari propam Polresta Malang," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli di Surabaya, Jumat (26/3/2021).

"Ada empat personel kami yang melakukan kesalahan dalam melakukan tindakan kepolisian. Salah SOP-nya," imbuhnya.

Gatot mengatakan pihaknya telah meminta maaf dan telah dilakukan mediasi. Permintaan maaf ini telah diterima oleh kolonel tersebut dan instansi TNI AD.

"Terkait kejadian adanya kesalahan prosedur atau kesalahan SOP yang dilakukan oleh anggota dari Satreskoba Polresta Malang terkait masalah tindakan kepolisian yang jelas-jelas salah prosedur. Itu sudah dilakukan mediasi dan kami juga mengajukan permohonan maaf dan sudah diterima," imbuh Gatot.

Tak hanya itu, Gatot mengatakan pihak Propam dari Polresta Kota Malang telah menangani kasus ini. Gatot berharap, kejadian ini tak terulang lagi. Dia juga menyebut hubungan Polri-TNI di Jatim saat ini guyub rukun.

"Namun, petunjuk dalam hal penanganan kesalahan anggota tetap dilakukan tindakan terhadap para anggota yang terlibat. Saat ini sudah dilakukan penanganan oleh Propam dari Polresta Malang," ungkap Gatot.

"Pada prinsipnya kami TNI Polri yang ada di Jawa Timur tetap solid,"pungkasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3