Melihat Lagi Kasus Es Krim Legendaris Zangrandi Surabaya, Mulai Konflik hingga Tutup

Amir Baihaqi - detikNews
Selasa, 23 Mar 2021 08:55 WIB

Kini, setahun sudah setelah konflik itu terjadi, kedai es krim yang berada di Jalan Yos Sudarso itu harus tutup. Kabar tersebut dibenarkan oleh Public Relation Officer (PRO) Zangrandi Ice Cream, Hanifah Siswanti. Meski begitu, ia belum mengetahui pasti penutupan itu bersifat sementara atau tetap.

"Kalau omongan mau tutup memang ada, cuman kapan pastinya belum tahu," kata Hanifah singkat.

Detikcom sempat melihat suasana kedai yang didominasi warna merah dan cream sekitar pukul 12.00 WIB, Senin (22/3/2021). Kursi dan meja tampak ditumpuk saja dan pagar kedai ditutup. Namun di pintu samping tampak beberapa orang datang membeli es krim berbentuk cup. Para pembeli dilayani hingga pukul 17.00 WIB.

"Hanya menghabiskan stok yang ada. Dan hanya dibawa pulang (Take away)," kata salah satu pegawai yang enggan disebut namanya.

Sementara salah satu warga Sidoarjo, Hilda menyayangkan kedai es krim legendaris Surabaya tersebut tutup.

Zangrandi Ice Cream Resmi Tutup, Hanya Layani Take Away di Hari TerakhirZangrandi Ice Cream Tutup (Foto file: Esti Widiyana/detikcom)

"Sudah tak bisa lagi makan dan minum santai di situ. Padahal kadang-kadang rapat kantor dilakukan di sini," jelasnya.

Salah satu pembeli es krim Zangrandi, David Pratama merasa kehilangan jika benar-benar akan ditutup. Sebab, selain cita rasa es krim, sejarahnya juga melekat.

"Di sini tempatnya bagus banget, bangunan kuno, kalau Zangrandi tutup kita beli di mana?," tandasnya.

Diketahui, Zangrandi sendiri hanya memiliki satu cabang resmi di Surabaya. Yakni di dalam Pasar Atom. Sebelumnya ada di Galaxy Mal, namun sudah tutup karena kontrak habis.

Zangrandi menjadi tempat destinasi wisata kuliner tempo dulu di Surabaya. Selain menikmati beragam es krim yang diracik dengan bahan-bahan alami, tempat ini menjadi sarana bagi pengunjung untuk bernostalgia dan bagian sejarah Kota Surabaya.


(fat/fat)