Hebat, Anak Muda Ini Ekspor Perdana Produk Pereduksi Pestisida

Ardian Fanani - detikNews
Kamis, 18 Mar 2021 09:18 WIB
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, melepas ekspor perdana produk reduktan herbisida produksi PT Pandawa Agri Industri (PAI)
Bupati Ipuk (Foto: Ardian Fanani/detikcom)
Untuk diketahui, PT Pandawa Agri Industri merupakan perusahaan agrokimia pertama di Indonesia asal Banyuwangi yang saat ini menjadi satu-satunya perusahaan yang memiliki inovasi dalam pengembangan produk pereduksi (reduktan) pestisida.

Kukuh optimistis mengembangkan produk ini, mengingat saat ini hampir seluruh negara di dunia berkomitmen mengembangkan pertanian hijau dan berkelanjutan yang mengarah pada pengurangan penggunaan obat-obatan kimia.

"Kami yakin, bahwa produk ini akan mendapat pasar yang luas. Sejauh yang kami ketahui, produk kami satu-satunya di dunia karena kami sudah mematenkan produk ini hingga level Asia," ujarnya.

Ditambahkan Kukuh, kapasitas produksinya mencapai 1,5 juta liter per tahunnya. Sementara total pesanan produknya untuk tahun ini mencapai 1 juta liter. Yakni, 900 ribu liter untuk memasok pesanan perusahaan perkebunan nasional, dan sisanya pesanan ekspor dari Malaysia.

"Memang sebelum merambah pasar mancanegara, kami telah memasok reduktan herbisida kami ke sejumlah perusahaan perkebunan besar nasional di luar Jawa," kata Kukuh.

Menurut lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB) tersebut, produk Weed Solution memiliki banyak keunggulan. Selain ramah lingkungan karena mampu mengurangi penggunaan herbisida hingga 50 persen, produk ini harganya cukup terjangkau oleh petani.

"Produk ini ramah lingkungan karena tidak mengandung racun. Komponennya juga sangat mudah terurai sehingga lebih ramah lingkungan. Serta sudah mendapat persetujuan dari MSPO, ISPO, RSPO, dan FSC untuk menurunkan dosis herbisida dan aspek lingkungan. Selain itu, green product kami tidak mahal. Dengan memakai ini, bisa berhemat hingga 30 persen," jelasnya.

Kukuh juga menjelaskan alasannya mengapa mendirikan pabrik ini di Banyuwangi. "Karena semua bahan baku produk ini ada di Banyuwangi. Biodiversity Banyuwangi sangat berlimpah, dan di sini memungkinkan pengembangan pertanian berkelanjutan," pungkas Kukuh.


(fat/fat)