Pria yang Rumahnya Dihancurkan Mantan Istri di Mojokerto Menikah Tiga Kali

Enggran Eko Budianto - detikNews
Senin, 15 Mar 2021 16:10 WIB
Rumah yang selama ini dihuni Kasnan (50), dirobohkan mantan istri pertamanya. Tukang kayu ini ternyata sudah menikah tiga kali.
Kasnan dan istri yang ketiga (Foto: Enggran Eko Budianto/detikcom)

"Mantan istri saya (Ainun) juga tinggal di kampung ini. Hanya beda RT," terang Kasnan.

Ketenangan keluarga Kasnan terusik selama 3 tahun terakhir. Karena mantan istri pertamanya menuntut hak atas rumah yang dia huni. Ainun merasa ikut membangun rumah permanen tersebut. Tukang jahit baju ini ingin rumah itu ditempati putrinya, AM yang tahun lalu telah menikah.

"Tanggal 10 Maret kemarin mantan istri saya minta kompensasi atas bangunan rumah ini sebesar Rp 30 juta. Karena dia merasa ikut membangun rumah ini. Namun, saya tak punya uang. Akhirnya dia minta rumah ini digempur saja. Saya setuju saja karena tidak punya uang," terang Kasnan.

Namun, rumah itu tidak bisa diberikan kepada AM karena tanahnya masih tercatat milik almarhum Kani, ibu Kasnan. Di samping itu, Kasnan juga mempunyai 2 anak dari istri ketiganya. Tentu saja kedua anak usia 3 dan 9 tahun itu mempunyai hak atas rumah tersebut.

Puncak persoalan mereka terjadi pada Kamis (10/3). Dalam perundingan yang dimediasi Pemerintah Desa Trowulan, Ainun menunut kompensasi dari Kasnan Rp 30 juta karena ikut membangun rumah tersebut. Dia dan Kasnan sepakat rumah dihancurkan karena Kasnan tidak mampu membayar kompensasi. Hasil pembongkaran rumah akan mereka bagi berdua.

"Bangunan rumah itu kalau ditafsir, sekarang nilainya Rp 60 juta. Oleh sebab itu saya minta kompensasi Rp 30 juta, separuhnya dari nilai bangunan," terang Ainun kepada wartawan di Kantor Desa Trowulan.

Rumah tersebut akhirnya dirobohkan total pada Minggu (14/3) sekitar pukul 09.00 WIB. Ainun membayar 10 orang dari luar Trowulan dengan upah Rp 5 juta untuk membongkar rumah permanen itu.

Halaman

(fat/fat)