Gubernur Khofifah Berikan Penguatan Rencana Bupati Lamongan

Eko Sudjarwo - detikNews
Sabtu, 06 Mar 2021 20:20 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa akan membangun sinergitas untuk mendukung potensi yang dimiliki Lamongan. Sinergitas ini akan dilakukan dengan jejaring digitalisasi sistem.
Gubernur Khofifah (kerudung putih)/Foto: Eko Sudjarwo/detikcom
Lamongan -

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa akan membangun sinergitas untuk mendukung potensi yang dimiliki Lamongan. Sinergitas ini akan dilakukan dengan jejaring digitalisasi sistem.

Gubernur Khofifah mengungkapkan, kalau jejaring e-commerce dan UMKM secara online dijalankan maka sesuatu sekali bagi masyarakat Lamongan. Khofifah menilai, masyarakat Lamongan memiliki etos kerja yang luar biasa karena di mana pun kabupaten/kota di Indonesia selalu ada.

"Saya ingin memberikan penguatan rencana bupati. Karena saya ingin bangun sinergitas dengan digitalisasi sistem. Bagaimana ada e-marketplace dan digitalisasi secara online," kata Khofifah usai rapat paripurna sertijab Bupati Lamongan di Gedung DPRD Lamongan, Sabtu (6/3/2021).

Gubernur Khofifah menjelaskan, Lamongan menjadi tonggak perekonomian lewat pertanian dan perikanan agar terus menjalankan tugas cemerlangnya. Selain itu, ada potensi lain berupa industri kreatif tenun ikat yang perlu terus dikembangkan.

"Oleh karena itu julukan sebagai lumbung pangan nasional tidak sekadar di Jawa Timur ini harus dijaga bahkan ditingkatkan. Begitu juga potensi jagung yang luar biasa, serta adanya modernisasi terhadap pasar ikan bisa dilakukan dengan menyiapkan kebutuhan cold storage yang lebih besar agar bisa dirasakan tidak hanya masyarakat Lamongan," tuturnya.

Khofifah juga akan memberikan penguatan terhadap rencana Bupati Lamongan Yuhronur Effendi untuk menyiapkan seribu lapangan kerja baru dan 10 ribu bidang usaha bagi masyarakat Lamongan. Menurut Khofifah, kalau jejaring e-commerce dan UMKM secara online dijalankan maka sesuatu sekali bagi masyarakat Lamongan.

"Masyarakat Lamongan memiliki etos kerja yang luar biasa karena di mana pun kabupaten/kota di Indonesia selalu ada. Itu menunjukkan etos kerja yang luar biasa dari mereka," ungkapnya.

Gubernur Khofifah juga meminta Pemkab Lamongan untuk mempersiapkan lebih banyak teleskop di Tanjung Kodok Paciran, bukan hanya sekadar sebagai referensi rukyatul hilal tapi paket untuk menjadi satu kesatuan dunia keilmuan. Tak hanya itu, Khofifah juga menyampaikan, terkait rencana proyek nasional sesuai Perpres 80 Tahun 2019 yakni infrastruktur Sungai Bengawan Solo dalam mengatasi banjir yang berdampak bagi masyarakat Lamongan dan sekitarnya.

Acara serah terima jabatan Bupati Lamongan dari Pj Aris Mukiyono ke Bupati Yuhronur Efendi berlangsung di gedung DPRD Lamongan, Jalan Basuki Rahmat. Usai mengikuti sertijab di Lamongan, Khofifah kemudian meneruskan acara serupa di Gresik.

(sun/bdh)