Giring: Kalau Pasha Incar DKI 1, Saya Doakan

Faiq Azmi - detikNews
Kamis, 25 Feb 2021 00:24 WIB
Plt Ketua Umum (Ketum) PSI Giring Ganesha berdebat panas dengan mantan Wali Kota Palu Sigit Purnomo Syamsuddin Said atau Pasha Ungu di Instagram. Debat panas tersebut dipicu unggahan Giring yang mengkritik penanganan banjir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Lalu bagaimana hubungan keduanya saat ini?
Plt Ketua Umum (Ketum) PSI Giring Ganesha/Foto: Faiq Azmi/detikcom
Surabaya -

Plt Ketua Umum (Ketum) PSI Giring Ganesha berdebat panas dengan mantan Wali Kota Palu Sigit Purnomo Syamsuddin Said atau Pasha Ungu di Instagram. Debat panas tersebut dipicu unggahan Giring yang mengkritik penanganan banjir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Lalu bagaimana hubungan keduanya saat ini?

"Ya baik-baik ajalah. Maksud saya juga, ya setiap politisi pasti ada ya kepentingan lainnya. Mungkin kalau memang senior saya Pasha memang lagi mengincar untuk DKI 1, ya saya doakan, semoga sukses, pokoknya terus berjuang," ujar Giring di Hotel Kampi Surabaya, usai pelantikan pengurus PSI Jatim, Rabu (24/2/2021) malam.

Giring mengaku tidak baper usai berdebat dengan Pasha di Instgaram. Apalagi, ia menilai dalam politik tidak perlu bawa perasaan.

"Kalau saya simpel saja. Satu hal di PSI yang saya sudah pelajari di politik ya dan ini saya terapkan semua. Seluruh kader saya di seluruh Indonesia, gausah baperan, gausah baperan ini kan politik. Masak poltiik baper gitu," jelasnya.

Giring memastikan, bila nanti bertemu Pasha, suasananya biasa saja. "Ya saya baca oh (saat Pasha mengomentari kritik Giring), karena saya waktu itu perjalanan keliling Jatim. Jadi fokus saya bagaimana bisa memperkenalkan PSI di seluruh daerah. Jadi menurut saya gak ada baper sama sekali, kalau ketemu bakalan biasa aja, serius," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Giring berdebat panas dengan Pasha di Instagram. Debat panas tersebut dipicu unggahan Giring yang mengkritik penanganan banjir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Pasha menilai, kritikan Giring kepada Anies terlalu naif dan kerdil.

(sun/bdh)