Potret Desa di Tuban yang Ratusan Warganya Jadi Miliarder Lalu Borong Mobil

Ainur Rofiq - detikNews
Rabu, 17 Feb 2021 23:07 WIB
Desa Sumurgeneng di Kecamatan Jenu, Tuban kini menjadi perhatian. Sebab, video warganya beramai-ramai memborong mobil tengah viral.
Mobil-mobil warga Desa Sumurgeneng, Tuban/Foto: Ainur Rofiq

Rata-rata satu orang membeli satu mobil. Namun ada juga yang memborong dua sampai tiga mobil.

Dalam pembebasan lahan tersebut, tanah warga dibayar dengan harga Rp 600 ribu sampai Rp 800 ribu per meternya. Menurutnya, rata-rata warga mendapatkan uang ganti rugi pembebasan lahan Rp 8 miliar.

"Bermacam-macam untuk jenis mobilnya. Untuk penjualan tanah paling sedikit Rp 36 juta. Paling banyak warga sini Rp 26 miliar. Sedangkan ada warga luar mendapat Rp 28 miliar. Kalau rata-rata Rp 8 miliar," imbuhnya.

Desa Sumurgeneng di Kecamatan Jenu, Tuban kini menjadi perhatian. Sebab, video warganya beramai-ramai memborong mobil tengah viral.Mobil-mobil warga Desa Sumurgeneng, Tuban/ Foto: Ainur Rofiq

Kades ini mengaku sempat khawatir atas rejeki dadakan yang diterima warganya. Menurutnya, uang hasil penjualan tanah tersebut digunakan warga untuk memborong mobil dan tanah, kemudian membangun rumah dan sisanya ditabung untuk buka usaha.

Untuk diketahui, kebutuhan lahan untuk pembangunan kilang minyak Pertamina mencapai 821 hektare. Rinciannya, lahan warga 384 hektare, KLHK 328 hektare dan Perhutani 109 hektare.

Investasi kilang minyak dengan nilai 16 miliar USD atau setara Rp 225 triliun itu rencananya akan beroperasi di 2026. Kilang ditargetkan mampu memproduksi 300 ribu barel per hari.

Halaman

(sun/bdh)