Pemkab Banyuwangi Bantah Gelar Festival Santet

Ardian Fanani - detikNews
Sabtu, 06 Feb 2021 08:12 WIB
Disbudpar Banyuwangi Bakal Klarifikasi Perdunu
Deklarasi Perdunu di Banyuwangi (Foto: Ardian Fanani)

Untuk saat ini, kata Bram, Pemkab Banyuwangi fokus dalam deklarasi Wisata Sehat di tengah Pandemi COVID-19 ini. Yakni menyiapkan sarana dan prasarana kegiatan wisata yang sehat dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Selain itu, Pemkab Banyuwangi telah membangun stigma kota wisata selama 10 tahun. Ini dilakukan untuk menghapus stigma buruk pada zaman dahulu.

"Kita tidak ingin hal yang buruk pada zaman dahulu itu menjadikan Banyuwangi kota yang buruk. Nama baik yang sudah kita bangun selama 10 tahun ini jangan dikotori dengan stigma yang jelek itu lagi," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah orang yang mengaku sebagai dukun atau paranormal mendeklarasikan diri dalam sebuah perkumpulan atau wadah. Mereka menamakan perkumpulan itu dengan Perdunu (Persatuan Dukun Nusantara).

Deklarasi digelar di Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Rabu (3/2/2021). Kegiatan digelar dengan pengenalan logo, pembentukan pengurus, hingga pemotongan tumpeng sebagai ucapan syukur. Kegiatan deklarasi dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Tujuan didirikannya Perdunu ini, agar masyarakat tak terjerumus dengan aksi dukun abal-abal dan menjerumus kepada penipuan.

Program kerja perkumpulan dukun atau paranormal ini salah satunya adalah bakal menggelar Festival Santet dan mengenalkan destinasi mistis di Banyuwangi.

Halaman

(iwd/iwd)