Diduga Gagal Panen, Petani di Lamongan Ditemukan Tewas Gantung Diri

Eko Sudjarwo - detikNews
Senin, 01 Feb 2021 22:21 WIB
Ilustrasi Gantung Diri
Foto: Mindra Purnomo
Lamongan - Seorang petani di Lamongan ditemukan tewas gantung diri. Ironisnya, petani itu bunuh diri diduga karena gagal panen gara-gara hama tikus.

Petani itu adalah WR (65), warga Kecamatan Sukorame. Korban ditemukan tewas dengan cara gantung diri di kandang sapi miliknya.

"Kejadiannya pada 31 Januari kemarin," kata Kasubbag Humas Polres Lamongan Iptu Estu Kwindardi saat dikonfirmasi wartawan, Senin (1/2/2021).

Kejadian gantung diri korban ini, menurut Estu, diketahui pertama kali oleh tetangga korban yang bernama Sriyono (35). Ketika itu, lanjut Estu, Sriyono bertandang ke kandang sapi korban bermaksud untuk mengembalikan alat semprot padi yang ia pinjam dari korban.

"Ketika itu saksi tidak bisa masuk ke dalam karena pintu masih dalam keadaan tertutup dan di kunci dari dalam," ujar Estu.

Karena curiga terjadi sesuatu dengan korban, terang Estu, saksi Sriyono kemudian mendobrak pintu dan melihat korban yang memakai kaos oblong dan bercelana pendek itu sudah dalam keadaan tergantung di blandar kandang dengan seutas tali tampar. Mendapati hal ini, karuan saja saksi langsung berteriak meminta tolong dan bantuan pada warga sekitar.

"Selanjutnya saksi bersama dengan seorang saksi lainnya dan dibantu warga menurunkan korban," jelasnya.

Estu mengungkapkan dugaan sementara kasus gantung diri ini menurut keterangan keluarga bahwa korban mengalami depresi dikarenakan tanaman padi miliknya habis di makan hama tikus. Di tubuh korban juga tidak ditemukan luka tanda-tanda penganiayaan dan terdapat bekas jeratan tali pada leher atas.

"Di TKP juga ditemukan tali tampar dengan panjang kurang lebih 200 cm dan tangga bambu," ungkap Estu seraya menambahkan korban sudah dimakamkan di pemakaman desa setempat.

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental. (iwd/iwd)