Awal Vaksinasi Kota Kediri, 10 Pejabat Disuntik Vaksin COVID-19

Andhika Dwi Saputra - detikNews
Rabu, 27 Jan 2021 20:43 WIB
vaksin covid-19 kota kediri
Saat Wali Kota Kediri divaksin (Foto: Andhika Dwi Saputra)
Kota Kediri -

Vaksinasi tahap pertama Kota Kediri dilakukan terhadap 10 pejabat Forkopimda Kota Kediri. Tidak ada yang mengalami keluhan, namun ada beberapa pejabat mengalami tensi darah agak tinggi sebelum divaksin.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menerima suntikan vaksin COVID-19 dosis pertama di Halaman Balai Kota Kediri. Abu didampingi Ketua TP PKK Kota Kediri Ferry Silviana Abu Bakar. Penyuntikan vaksin COVID-19 dilakukan oleh dr. Gigih Gunawan dari Puskesmas Balowerti. Kegiatan ini sekaligus penanda dimulainya vaksinasi COVID-19 di Kota Kediri.

Selain Wali Kota Kediri, Forkopimda, tokoh agama dan tenaga kesehatan juga ikut disuntik vaksin COVID-19 dosis pertama. Di antaranya, Kapolresta Kediri AKBP Eko Prasetyo, Dandim 0809 Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri, Sofyan Selle, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri Fauzan Adima, Ketua PCNU Kota Kediri KH Abu Bakar Abdul Jalil, Ketua IDI Kota Kediri Edy Suprianto, Ketua IBI Kota Kediri Darmining, dan Ketua PPNI Kota Kediri Erwanto.

Sebelum divaksin, mereka terlebih dahulu harus menjalani pemeriksaan kesehatan awal. Jika dinyatakan sehat dan memenuhi syarat, baru divaksin oleh petugas.

"Saya sudah tanya dan baca di media bahwa vaksinasi ini sudah dimulai oleh Bapak Presiden dan mendapat sertifikasi halal dan suci dari MUI. Saya pastikan vaksin ini baik untuk kita semua karena kita harus melanjutkan dan membangun pendidikan, kesehatan serta ekonomi di Indonesia," ujar Abu kepada wartawan, Rabu (27/1/2021).

Abu mengingatkan agar seluruh data penerima vaksin COVID-19 bisa teregistrasi dengan baik. "Datanya harus dikumpulkan di satu tempat. Karena dengan begitu data kita akan tercatat dengan baik. Saya berharap juga antara puskesmas, Dinkes dan Rumah sakit bisa bekerjasama dengan baik jangan sampai ada miss communication," imbuh Abu Bakar.

Setelah kegiatan, Abu dan para penerima vaksin menunggu 30 menit untuk dilakukan observasi dan pemantauan didampingi dr. Trini Windarwati, Ketua Tim KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi). Setelah menunggu, tidak ada gejala KIPI apapun.

Sementara itu menurut Kadinkes Kota Kediri, dr. Fauzan Adhima, dari 10 pejabat yang jalani vaksin, ada beberapa yang mengalami tensi atau tekanan darah tinggi saat diperiksa, namun demikian Fauzan menganggap itu hal biasa. Karena beberapa pejabat mungkin baru saja olah raga bersama dengan anggota atau keluarganya. Sehingga menunggu beberapa saat untuk kemudian tetap menjalani proses vaksinasi.

"Alhamdulillah hari ini tadi telah dimulai proses vaksinasi Kota Kediri. Tidak ada kendala, namun dari beberapa pejabat Forkopimda saat screening ada yang tensinya agak tinggi. Biasanya mereka habis olah raga bersama anggota atau keluarga, sehingga harus menunggu beberapa saat untuk mendapat suntikan vaksinasi, selain itu tidak ada masalah," jelas dr Fauzan.

(iwd/iwd)