Jatim Terima 122 Ribu Vaksin COVID-19, Distribusi Diharapkan Rampung Besok

Faiq Azmi - detikNews
Selasa, 26 Jan 2021 22:40 WIB
Pemprov Jatim telah menerima vaksin COVID-19 sebanyak 122.120 di termin kedua tahap pertama. Vaksin Sinovac ini akan didistribusikan ke 38 kabupaten/kota selama tiga hari.
Vaksin Sinovac didistribusikan ke kabupaten/kota di Jatim/Foto: Faiq Azmi
Surabaya -

Pemprov Jatim telah menerima vaksin COVID-19 sebanyak 122.120 di termin kedua tahap pertama. Vaksin Sinovac ini akan didistribusikan ke 38 kabupaten/kota selama tiga hari.

Senin (25/1), vaksin Sinovac didistribusikan untuk 22 kabupaten/kota, dengan jumlah 72.240 dosis. Kemudian pada hari ini, vaksin dikirimkan ke 14 kabupaten/kota, dengan jumlah 45.500 dosis. Dan untuk besok, Rabu (27/1), vaksin dikirimkan ke 2 kabupaten/kota, dengan jumlah 34.080 dosis.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melihat ketersediaan cold room atau ruang pendingin yang dimiliki oleh Dinas Kesehatan Jawa Timur, memiliki daya tampung yang terbatas.

"Tapi terima kasih bahwa kabupaten/kota sudah menyiapkan cold room, sehingga sudah mulai kemarin sudah didistribusikan dan dalam 3 hari ini mudah-mudahan bisa terdistribusi semuanya," kata Khofifah via zoom, Selasa (26/1/2021).

Khofifah mengakui, pada saat proses vaksinasi tahap pertama yang digelar di 3 kabupaten/kota lalu, masih ada beberapa kendala dan masih belum maksimal. Di antaranya, ada beberapa SOP yang masih harus dijelaskan kepada vaksinator.

"Mereka banyak pertanyaan-pertanyaan yang mendapatkan clearence jawaban secara medis dari pakar yang memungkinkan bisa memberikan penjelasan tentang vaksinasi ini," tuturnya.

Untuk termin kedua tahap pertama kali ini, Khofifah menambahkan, jatah vaksin akan didistribusikan ke-38 kabupaten/kota di Jatim. Dengan sasaran adalah tenaga kesehatan dan pejabat setempat yang menjadi percontohan.

Sementara itu, Kepala Dinkes Jatim, Herlin Ferliana menyampaikan bahwa penerimaan vaksin COVID-19 masing-masing kabupaten/kota tersebut mempertimbangkan proporsi jumlah SDM kesehatan yang tercatat di pusat, serta menyesuaikan dengan jumlah boks. Selain itu, kemampuan cold room vaksin masing-masing kabupaten/kota juga menjadi pertimbangan utama.

"Kemudian sisanya, begitu ada tambahan alokasi lagi dari Kemenkes RI, maka akan sesegera mungkin akan kita distribusikan dalam waktu dekat," terangnya.

Sebelumnya diketahui, pada awal Januari lalu, Pemprov Jatim telah menerima sebanyak 77.760 vaksin di termin 1 tahap pertama. Vaksin ini diperuntukkan kawasan Surabaya Raya.

Hingga Selasa (26/1), jumlah di Jatim yang telah divaksin COVID-19 mencapai 22.770 orang. Mereka mayoritas adalah tenaga kesehatan dan beberapa pejabat yang menjadi percontohan. Pada Kamis (28/1) mendatang, para pejabat yang menjadi percontohan awal, akan kembali dijadwalkan menerima vaksin kedua.

(sun/bdh)