Stok Plasma Konvalesen Kosong, Beberapa RS di Surabaya Kelabakan

Esti Widiyana - detikNews
Selasa, 26 Jan 2021 08:38 WIB
Ragam cara dilakukan untuk menangani virus Corona. Salah satunya donor plasma darah dari penyintas COVID-19 untuk bantu pasien COVID-19 lain yang masih dirawat.
Ilustrasi (Foto file: ANTARA FOTO/Didik Suhartono)
Surabaya -

Kebutuhan plasma konvalesen di RS sangat diperlukan untuk terapi pasien COVID-19 yang sedang dirawat. Namun banyaknya pasien membuat beberapa RS Surabaya kelabakan karena stok plasma konvalesen kosong.

Salah satunya di RS Husada Utama (RSHU) Surabaya. Saat ini stok plasma konvalesen kosong. Hal ini dikatakan Dirut RSHU dr Didi D Dewanto SpOG.

"Plasma konvalesen, kadang saat kita minta ke PMI, stok lagi kosong," kata Didi saat dihubungi detikcom, Selasa (26/1/2021).

Namun, Didi mengatakan terkadang stok plasma konvalesen juga ada. Hal tersebut tergantung dari pendonor penyintas COVID-19, maupun persediaan dari PMI.

"Kalau per hari kira-kira bisa membutuhkan 10 bag atau kantong untuk 5 pasien. Karena rata-rata tiap pasien butuh 2 kantong," jelasnya.

Dia pun meminta para penyintas COVID-19 agar bersedia mendonorkan plasma konvalesennya. Sebab, hal tersebut bisa membantu pasien yang dirawat di RS.

Sementara di RS Royal Surabaya stok plasma konvalesen masih terpenuhi. Pihaknya juga selalu mengajukan permintaan plasma konvalesen ke PMI Surabaya.

"Saat ini stok plasma konvalesen kami masih terpenuhi," ujar Jubir COVID-19 RS Royal dr Dewa Nyoman Sutanaya.

Per harinya, RS Royal hanya membutuhkan untuk satu pasien. Hingga sejauh ini juga tidak mengalami kekosongan stok darah plasma konvalesen.

Kondisi yang sama juga dialami RSI Jemursari. Stok darah plasma konvalesen justru banyak. "Terpenuhi, banyak dan tersedia," kata Wakil Direktur Layanan Medis dan Keperawatan RSI Jemursari, dr Dyah Yuniati SpS.

(fat/fat)