Erupsi Gunung Raung Tak Seperti 2015 Meski Gempa Tremor Meningkat

Ardian Fanani - detikNews
Sabtu, 23 Jan 2021 23:04 WIB
Gempa tremor dari erupsi Gunung Raung meningkat. Rentang kegempaan tremor naik dari 5 sampai 30 menit, menjadi 2 sampai 5 menit.
Gunung Raung dari kejauhan/Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi -

Gempa tremor dari erupsi Gunung Raung meningkat. Rentang kegempaan tremor naik dari 5 sampai 30 menit, menjadi 2 sampai 5 menit.

Ketinggian asap berwarna keabu-abuan 600 meter di atas puncak gunung setinggi 3.332 mdpl itu. Meski meningkat, namun tak seperti erupsi yang terjadi pada tahun 2015.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Raung, Burhan Alethea mengatakan, gempa tremor meningkat dan semakin banyak dibandingkan dengan hari kemarin.

"Memang tremor semakin banyak daripada kemarin, pagi terjadi 75 kali, kemudian jam 12.00 siang ada 64. Jarak rentang 2 sampai 5 menit," ujarnya kepada detikcom, Sabtu (23/1/2021).

Terkait tinggi kolom asap hingga 600 meter di atas puncak gunung yang berada di wilayah Banyuwangi, Jember dan Bondowoso itu, terjadi sekitar pukul 17.12 WIB. Angin membawa asap kelabu sedang tebal condong ke arah selatan dan barat daya.

"Di atas gunung angin tampak tenang. Kegempaan lebih intensif akhirnya asap banyak menumpuk ke atas. Ketinggian asap bertambah. Arah angin membawa asap ke selatan dan barat daya kalau dilihat ya sekitar Kalibaru dan Glenmore. Sebaran abu tergantung angin. Tapi masih belum ada laporan hujan abu," tambahnya.

Burhan menambahkan, erupsi Gunung Raung kali ini tidak seperti letusan pada tahun 2015. Pada saat itu teramati adanya lava flow atau aliran lahar di dalam kaldera Raung.

"Ini kita menunggu momen Pak. Apakah pola tremor 2 sampai 5 menit ini bisa sampai seperti itu (letusan 2015)," tambahnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2