Buronan Kasus Korupsi Kredit Modal Kerja Bank Rp 118 Miliar Ditangkap

Amir Baihaqi - detikNews
Rabu, 20 Jan 2021 19:40 WIB
Tim Gabungan Tabur (tangkap buronan) menangkap Dewi Susiana Effendy (46). Ia terlibat kasus korupsi pemberian fasilitas kredit modal kerja di Bank NTT senilai Rp 128 miliar.
Tim Gabungan Tabur (tangkap buronan) menangkap Dewi Susiana Effendy (46)/Foto: Istimewa
Surabaya -

Tim Gabungan Tabur (tangkap buronan) menangkap Dewi Susiana Effendy (46). Ia terlibat kasus korupsi pemberian fasilitas kredit modal kerja di Bank NTT senilai Rp 128 miliar.

Tim gabungan tersebut terdiri dari Kejagung, Kejati Jatim dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Kasi Penkum Kejati Jatim Anggara Suryanagara menjelaskan, tersangka ditangkap Tim Tabur di rumahnya tanpa perlawanan di Jalan Valencia AA Nomor 6, Gedangan, Sidoarjo. Adapun waktu penangkapan yakni Senin (18/1) sekitar pukul 12.00 WIB.

"Tersangka merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT)," kata Angga dalam keterangannya, Rabu (20/1/2021).

Anggara juga membenarkan bahwa tersangka terlibat dalam perkara tindak pidana korupsi pemberian fasilitas kredit modal kerja di Bank NTT cabang Surabaya. Akibat korupsi tersebut negara mengalami kerugian Rp 118 miliar.

"Perkara tindak pidana korupsi pemberian fasilitas kredit modal kerja pada Bank NTT Kantor Cabang Surabaya yang berdasarkan penghitungan oleh BPKP mengakibatkan kerugian Negara sebesar Rp 128 miliar," jelas Anggara.

"Sedangkan penangkapan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Print-01/N3/Fd1/01/2020 tanggal 16 Januari 2020 dan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur Nomor Print-02/N.3/Fd.1/06/2020 tanggal 8 Juni 2020," imbuhnya.

Di awal 2021, Kejaksaan Agung telah mengamankan 16 orang berstatus DPO. Semua DPO tersebut ditangkap melalui program tangkap buronan (Tabur).

(sun/bdh)