Kejari Kota Kediri Tetapkan 2 Tersangka Kasus Rekayasa Kredit di BPR

Andhika Dwi - detikNews
Rabu, 20 Jan 2021 00:46 WIB
Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kediri menetapkan dua tersangka kasus dugaan rekayasa data pengajuan kredit BPR. Mereka kini ditahan.
Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri Sofyan Selle/Foto: Andhika Dwi

Kerugian yang dialami BPR sesuai asumsi tim penyidik sekitar Rp 2,4 miliar, dengan perhitungan pokok, denda dan juga bunga. Sofyan mengatakan ada beberapa transaksi yang nilai kreditnya cukup besar hingga di atas Rp 250 juta.

"Kredit macet di BPR Kota Kediri memang banyak. Kami menerima laporan, dan kami tindak lanjuti dalam rangka penindakan hukum," imbuh Sofyan.

Diperkirakan kerja sama debitur dengan AO ini sudah terjadi sejak 2016 hingga 2019. "Kasus ini masih akan kami kembangkan, agunan dan aset tersangka akan kami lelang dan kami kembalikan pada BPR untuk mengembalikan kredit tersebut. Kami harap ini bisa menjadi perbaikan ke depan agar BPR bisa lebih hati-hati dalam memberikan kredit modal kerja," jelas Sofyan.

Perbuatan yang dilakukan tersangka melanggar prinsip kehati-hatian Perbankan. Mereka dianggap melanggar ketentuan UU Perbankan serta UU Tindak Pidana Korupsi Pasal 2 dan Pasal 3 UU Nomor 3199 dan UU Nomor 20 dan 21 Pasal 55 ayat 1/1 KUHP.

Halaman

(sun/bdh)