Pasien COVID-19 Merasa Dimanjakan Saat Isolasi di Gedung BPSDM Jatim

Faiq Azmi - detikNews
Senin, 18 Jan 2021 13:33 WIB
Kasus COVID-19 di Jatim naik pada akhir 2020. Pemprov Jatim akhirnya menyiapkan beberapa tempat isolasi pasien COVID-19, untuk merelaksasi rumah sakit dalam menerima pasien baru.
Kamar isolasi pasien COVID-19 di Gedung BPSDM Jatim/Foto: Faiq Azmi
Surabaya -

Kasus COVID-19 di Jatim naik pada akhir 2020. Pemprov Jatim akhirnya menyiapkan beberapa tempat isolasi pasien COVID-19, untuk merelaksasi rumah sakit dalam menerima pasien baru.

Salah satunya Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jatim di Jalan Balongsari Tama, Tandes, Kota Surabaya. Gedung BPSDM Jatim ini merupakan tempat pelatihan ASN berakreditasi A dari lembaga administrasi negara.

Kasus COVID-19 di Jatim naik pada akhir 2020. Pemprov Jatim akhirnya menyiapkan beberapa tempat isolasi pasien COVID-19, untuk merelaksasi rumah sakit dalam menerima pasien baru.BPSDM Jatim/ Foto: Faiq Azmi

Namun sejak wabah COVID-19 melanda Jatim, sisi barat Gedung BPSDM yang merupakan fasilitas diklat ASN diubah menjadi tempat isolasi. Awalnya Gedung BPSDM ini hanya untuk pasien ODP, PDP, dan warga yang diisolasi karena hasil rapid test reaktif.

"Pertama kali kita 4 April 2020 sampai dengan 7 Oktober 2020, sejak ada arahan Ibu Gubernur (Khofifah Indar Parawansa) dijadikan tempat isolasi. Dulu menampung pasien ODP, PDP serta reaktif sambil menunggu hasil swab PCR," ujar Kepala BPSDM Jatim, Aries Agung Paewai saat dikonfirmasi detikcom, Senin (18/1/2021).

Di Bulan Oktober, kasus COVID-19 di Jatim cenderung melandai di angka 200-an. Maka, Gedung BPSDM tidak dioperasikan lagi sebagai tempat isolasi.

Namun pada pertengahan November 2020, kasus COVID-19 di Jatim mulai mengalami kenaikan. Bahkan pada Desember 2020, kasus COVID-19 di Jatim sedang tinggi-tingginya selama pandemi.

"Setelah itu kita berhenti karena ada penurunan kasus pasien COVID-19 di Jatim, Oktober. Terus 26 Desember 2020 pagi, Ibu Gubernur mengunjungi lagi BPSDM Jatim karena angka COVID-19 naik. Dan 26 Desember 2020 sore diputuskan dipakai lagi BPSDM sebagai rumah pusat observasi COVID-19 Jatim," jelas Aries.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3