Sepekan PPKM, Lebih 300 Warga Lamongan Terjaring Operasi Yustisi

Eko Sudjarwo - detikNews
Senin, 18 Jan 2021 13:13 WIB
ppkm lamongan
Foto: Eko Sudjarwo
Lamongan -

Sepekan penerapan PPKM, petugas gabungan menjaring lebih dari 300 warga Lamongan pelanggar prokes. Operasi Yustisi ini dilakukan di tempat-tempat strategis dan warung atau kafe yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Kepala Satpol PP Lamongan Suprapto menuturkan, seiring dengan pemberlakuan PPKM di Lamongan, pihaknya memang menggencarkan operasi yustisi. Tercatat, kata Suprapto, sebanyak 316 warga mendapat teguran lisan karena tidak memakai masker saat keluar rumah.

"Selama sepekan pelaksanaan PPKM, selain 316 warga yang mendapat teguran lisan, sebanyak 17 warga mendapat sanksi kerja sosial dan 10 warga dilakukan sidang dan membayar denda," kata Suprapto saat dikonfirmasi wartawan, Senin (18/1/2021).

Suprapto mengatakan operasi ini sebagai tindaklanjut instruksi Mendagri, SK Gubernur Jatim dan instruksi Bupati Lamongan tentang PPKM dan pencegahan penyebaran COVID-19 di Lamongan. Operasi yustisi, kata Suprapto, digencarkan secara situasional di titik-titik strategis, seperti di kawasan Alun-alun dan pusat perbelanjaan serta titik keramaian lainnya.

"Kami bergabung dengan Polri dan TNI memantau situasi di tengah masyarakat dengan harapan tidak ada pelanggaran protokol kesehatan," ujar Suprapto.

Dalam upaya pendisiplinan penerapan protokol kesehatan, Suprapto menjelaskan pihaknya melakukan tindakan persuasif dan terukur. Pengawasan, lanjut Suprapto, juga digelar pada malam hari karena beberapa pembatasan terhadap operasional toko modern, warung makan, restoran, kafe, angkringan, dan usaha sejenis.

"Selain menggelar operasi yustisi, petugas gabungan juga mengingatkan pengelola bahwa pada masa PPKM ini, jam tutup pertokoan dan rumah makan adalah pukul 19.00 WIB," terang Suprapto.

Lebih jauh, Suprapto menuturkan, gelaran Operasi Yustisi ini bertujuan untuk menindak dan memberi efek jera masyarakat yang tidak patuh protokol kesehatan (prokes) saat bepergian keluar rumah.

"Kami berharap dengan diberlakukannya PPKM ini masyarakat dapat mematuhi segala peraturan dan ketetapan yang ada, masyarakat harus mematuhi Protokol Kesehatan agar terhindar wabah ini," pungkasnya.

(iwd/iwd)