Jatah Alokasi Pupuk Subsidi di Banyuwangi Bertambah 10 Ribu Ton

Ardian Fanani - detikNews
Senin, 11 Jan 2021 12:45 WIB
Jatah Alokasi Pupuk Subsidi di Banyuwangi Bertambah
Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi -

Jatah pupuk bersubsidi untuk petani di Kabupaten Banyuwangi tahun 2021 meningkat dibanding tahun 2020. Kenaikan jumlah pupuk bersubsidi 10 ribu ton.

Data dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi menunjukkan, alokasi pupuk jenis urea pada tahun 2020 berjumlah 49.335 ton, sementara pada tahun 2021 alokasi pupuk urea sebesar 59.511 ton, jumlah tersebut naik sekitar 10.176 ton.

Sedangkan untuk jenis pupuk SP36 alokasi tahun 2020 berjumlah 6.041 ton, sedangkan tahun 2021 sebesar 14.662 ton, jumlah tersebut naik sekitar 8.621 ton.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, Arief Setiawan menjelaskan, bertambahnya alokasi pupuk tersebut mengacu pada kebutuhan pupuk pada tahun 2019.

"Jatah alokasi pupuk kita untuk tahun 2021, Alhamdulilah kita mengajukan lebih dari tahun 2020, ini berdasarkan acuan alokasi pupuk pada tahun 2019," ujar Arief Setiawan kepada wartawan, Senin (11/1/2021).

Penambahan jatah alokasi pupuk bersubsidi di Banyuwangi ini menurut Arief, disesuaikan dengan elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK). Ia juga mengungkapkan pada tahun 2020 pupuk subsidi di Banyuwangi mengalami kelangkaan dikarenakan jatah pupuk dipangkas oleh pusat.

"Harapannya kebutuhan pupuk petani tahun ini yang sudah diajukan berdasarkan e-RDKK, semoga cukup," ucapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2