Penumpang Kereta di Banyuwangi Sesalkan Adanya Kewajiban Rapid Antigen

Ardian Fanani - detikNews
Selasa, 22 Des 2020 23:53 WIB
Penumpang kereta di Banyuwangi menyesalkan adanya kewajiban rapid antigen untuk perjalanan jarak jauh. Biaya antigen dinilai memberatkan penumpang.
Penumpang kereta di Banyuwangi/Foto: Ardian Fanani

"Mulai hari ini sudah diberlakukan. Kami juga sudah sosialisasikan melalui media sosial mulai Instagram dan akun resmi PT KAI," ungkap Plh Manager Humas PT KAI Daop 9 Jember, Raditya Mardika Putra.

Menurut Radit, setiap pelanggan atau calon penumpang KA jarak jauh di wilayah PT KAI Daop 9 Jember diharuskan menunjukkan surat keterangan hasil rapid antigen negatif COVID-19, yang berlaku selambat-lambatnya tiga hari sebelum tanggal keberangkatan (H-3). Syarat-syarat tersebut tidak diwajibkan bagi pelanggan KA jarak jauh usia di bawah 12 tahun.

Selain itu, setiap pelanggan KA jarak jauh juga harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, demam), memakai masker dan suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius. Selama dalam perjalanan, pelanggan diharuskan menggunakan face shield dan diimbau menggunakan pakaian lengan panjang.

"Kami mewajibkan kepada pelanggan patuh dan disiplin protokol kesehatan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak," katanya.

Sebagai peningkatan pelayanan PT KAI Daop 9 Jember, untuk pelanggan yang akan melakukan perjalanan jarak jauh pada hari ini juga telah dihubungi oleh customer service satu per satu, terkait syarat rapid test antigen tersebut.

"Kami sudah hubungi satu per satu kepada pelanggan agar rapid test antigen bagi yang ingin melanjutkan perjalanan. Tetapi keputusannya tergantung pelanggan, apakah bersedia rapid test antigen, atau kah menjadwal ulang perjalanan KA atau kah dibatalkan," pungkasnya.

Halaman

(sun/bdh)