Jelang Nataru, Harga Sejumlah Bahan Pokok di Lamongan merangkak Naik

Eko Sudjarwo - detikNews
Minggu, 13 Des 2020 10:57 WIB
pasar di lamongan
Salah satu pedagang di pasar di Lamongan (Foto: Eko Sudjarwo)
Lamongan -

Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), harga sejumlah bahan pokok di beberapa pasar di Lamongan mulai merangkak naik. Beberapa komoditas yang mulai naik tersebut seperti telur, bawang, hingga cabai.

Pantauan di 4 pasar di Lamongan, yaitu Pasar Babat, Pasar Blimbing, Pasar Sidoharjo dan Pasar Mantup. Harga telur ayam ras yang sebelumnya berada di kisaran harga Rp 24 ribu per kilogram mengalami kenaikan sebesar Rp 2 ribu hingga Rp 3 ribu.

Selain telur, kenaikan juga terjadi pada beberapa jenis sayuran, seperti kubis yang naik Rp 1000, dari Rp 7 ribu jadi Rp 8 ribu. Tomat yang semula Rp 8 ribu jadi Rp 12 ribu, wortel naik Rp 2 ribu, dari Rp 12 ribu jadi Rp 14 ribu, buncis yang semula Rp 10 ribu jadi Rp 12 ribu.

Komoditas lain yang mengalami kenaikan adalah bawang merah yang naik Rp 3 ribu dari Rp 35 ribu per kilogram menjadi Rp 38 ribu. Ada pula bawang putih yang sebelumnya Rp 22 ribu juga mengalami kenaikan Rp 1.000.

Kenaikan harga yang cukup signifikan terjadi pada semua jenis cabai. Cabai keriting yang sebelumnya seharga Rp 33 ribu per kilogram mengalami lonjakan harga sebesar Rp 20 ribu sampai Rp 25 ribu. Cabai merah besar semula Rp 30 ribu jadi Rp 55 ribu. Cabai rawit yang sebelumnya Rp 22 ribu jadi Rp 48 ribu.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lamongan, Muhammad Zamroni mengakui naiknya harga sejumlah kebutuhan pokok ini. Zamroni mengungkapkan, kenaikan harga sejumlah tersebut dipengaruhi dua hal.

"Naiknya sejumlah harga ini karena ada 2 hal, yaitu karena tingginya permintaan menjelang akhir tahun dan faktor cuaca," kata Zamroni pada wartawan, Minggu (13/12/2020).

Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan karena naiknya permintaan itu, menurut Zamroni, seperti terjadi pada komoditas telur ayam ras. Sementara kenaikan yang dipengaruhi cuaca, lanjut Zamrono, terjadi pada komoditas seperti cabai dan bawang.

"Kenaikan harga bahan pokok di Lamongan ini sudah berlangsung dalam beberapa hari terakhir, perkiraan sudah 3 harian ini," ujarnya.

Meskipun mulai terjadi peningkatan permintaan dan kenaikan harga, Zamroni menjamin untuk ketersediaan barang masih aman. Pihaknya, tandas Zamroni, juga akan melakukan langkah antisipatif dengan operasi pasar jika memang diperlukan.

"Ketersediaan masih cukup, apalagi telur," ujarnya.

Untuk harga bahan pokok lain seperti beras, daging, dan gula di Lamongan menjelang akhir tahun masih stabil. Untuk beras bengawan Rp 13.000 per kilogram, beras super Rp 10.000, kualitas premium Rp 9.000 serta kualitas medium Rp 8.000. Sedangkan harga daging sapi tetap berada di kisaran Rp 100 ribu per kilogram, ayam broiler Rp 37 ribu dan ayam kampung Rp 60 ribu per kilogram.

"Cabai dan bumbu-bumbu memang banyak yang naik," aku Maisaroh, salah satu pedagang Pasar Sidoharjo Lamongan.

Simak juga video 'Mentan Jamin Stok 11 Bahan Pokok Cukup Hingga Akhir Tahun 2020':

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)