Pedagang Korban Kebakaran Tempati Pasar Pon Baru Trenggalek Januari 2021

Adhar Muttaqien - detikNews
Minggu, 13 Des 2020 09:57 WIB
pasar pon trenggalek
Pasar Pon Trenggalek (Foto: Adhar Muttaqien)
Trenggalek -

Pemkab Trenggalek menargetkan awal Januari 2021 ratusan pedagang korban kebakaran Pasar Pon akan menempati bangunan yang baru. Pasar Pon sendiri terbakar dua tahun lalu.

Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin mengatakan saat ini pembangunan fisik Pasar Pon baru telah selesai 100 persen dan tinggal menunggu proses finishing. Diharapkan seluruh tahap pembangunan bisa segera tuntas sesuai dengan rencana pembangunan.

"Sebenarnya kalau bangunan konstruksinya sudah 100 persen. Tinggal finishing, sekarang sudah 97 persen," kata Mochammad Nur Arifin, Minggu (13/12/2020).

Menurut Arifin, selain progres pembangunan yang sesuai target, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga telah melakukan proses serah terima gedung Pasar Pon yang baru kepada Pemkab. Sehingga setelah pembangunan selesai, pemerintah daerah bisa segera melakukan persiapan pengisian dan relokasi pedagang lama ke dalam bangunan baru.

"Jadi di hari pertama kerja, saya langsung menandatangani serah terima itu, harapannya agar bisa segera ditempati pedagang," ujarnya.

Arifin menargetkan jika proses serah terima tersebut berjalan lancar, maka pada Januari 2021 mendatang, seluruh pedagang lama bisa menempati pasar yang baru.

Menurut Arifin, kondisi bangunan Pasar Pon yang baru tersebut jauh lebih baik dibanding pasar lama, mulai dari sisi konstruksi, keamanan, hingga kenyamanan. Bangunan yang menelan anggaran APBN Rp 69 miliar itu memiliki lebih 700-an kios dan lapak dengan berbagai ukuran.

Bangunan berkonsep mezzanine tersebut memiliki sirkulasi udara dan pencahayaan yang cukup baik, sehingga pada siang hari tidak membutuhkan tambahan pencahayaan dari lampu listrik.

"Kemudian untuk pedagang yang membawa barang ke lantai dua juga disiapkan lift. Dari sisi keamanan di pasar baru ini dipasang lebih dari 50 CCTV, kemudian sistem pemadam kebakaran yang lengkap," ujarnya.

Arifin mengatakan untuk melengkapi kenyamanan masyarakat dalam berbelanja, Pemkab Trenggalek berencana menyediakan troli yang bisa dibawa keliling di lingkungan pasar.

Sementara itu terkait pengisian dan penempatan pedagang, pihaknya akan memperioritaskan pedagang korban kebakaran dua tahun silam. Ia menjamin mereka bisa kembali berjualan di Pasar Pon seperti sebelumnya.

"Kemudian kalau sisa kiosnya, maka prioritas kedua adalah pedagang yang dulu punya lebih dari satu kios, namun dengan syarat tidak boleh dipindahtangankan. Jika masih sisa maka bisa ditawarkan ke masyarakat," tandas Arifin.

Lihat juga video 'Tiga Orang Tewas Terpanggang Saat Rumah di Polman Terbakar':

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)