450 Pasien COVID-19 di Ponorogo Bisa Nyoblos, Nyoblosnya Didatangi Petugas

Charoline Pebrianti - detikNews
Selasa, 08 Des 2020 22:33 WIB
Divisi Teknis Penyelenggara KPU Ponorogo, Arwan Hamidi
Divisi Teknis Penyelenggara KPU Ponorogo, Arwan Hamidi (Foto: Charoline Pebrianti)
Ponorogo -

450 warga Ponorogo yang dinyatakan positif COVID-19 maupun sedang isolasi mandiri tetap bisa mencoblos saat Pilbup 2020 ini. Namun pasien tidak datang ke TPS melainkan ada petugas yang keliling mendatangi para pasien.

Mulai dari pasien yang ada di rumah karena isolasi mandiri maupun pasien isolasi di rumah sakit rujukan COVID-19 hingga pasien yang menjalani isolasi di shelter.

"Nanti ada petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), pengawas, saksi dan petugas medis yang keliling," tutur Divisi Teknis Penyelenggara KPU Ponorogo, Arwan Hamidi kepada detikcom, Selasa (8/12/2020).

Sebab, lanjut Arwan, target pemilih untuk Pilbup 2020 ini sebesar 74 persen. Langkah apapun diambil untuk meyakinkan masyarakat Ponorogo agar ikut berkontribusi merayakan pesta demokrasi 5 tahunan.

"Target kita 74 persen," tandas Arwan.

Disinggung soal puluhan KPPS yang dinyatakan positif COVID-19 menurut Arwan yang bersangkutan tidak akan bertugas. Karena sesuai protokol kesehatan, pasien positif COVID-19 harus menjalani isolasi baik isolasi mandiri maupun di rumah sakit dan shelter.

"Petugas KPPS yang masih isolasi ya tidak melaksanakan tugas, selama masih ada anggota lain sejumlah 5 orang tetap bisa jalan TPS-nya," terang Arwan.

Data kasus COVID-19 di Ponorogo, total ad 849 kasus, rinciannya 595 sembuh 28 meninggal dunia, 226 isolasi.

"Meski ada petugas yang keliling kita tetap menjalankan protokol kesehatan dengan menggunakan Alat Pelengkap Diri (APD), semoga petugas semua sehat dan pasien yang isolasi segera lekas sembuh. Amin," pungkas Arwan.

(iwd/iwd)