Ratusan Burung Tanpa Dokumen Gagal Masuk Surabaya

Suparno - detikNews
Jumat, 04 Des 2020 17:39 WIB
Permintaan burung berkicau dari kota besar terbilang tinggi. Seperti dari Surabaya.
Burung tanpa dokumen/Foto: Istimewa
Surabaya -

Permintaan burung berkicau dari kota besar terbilang tinggi. Seperti dari Surabaya.

Berbagai upaya dilakukan pedagang burung untuk memenuhi permintaan tersebut. Salah satunya dengan mendatangkan burung berkicau dari provinsi lain.

Namun sayangnya, ratusan burung berkicau yang dikirim melalui Pelabuhan Jamrud-Tanjung Perak tanpa disertai dokumen yang dipersyaratkan. Oleh sebab itu, 715 burung tersebut ditahan oleh pejabat Karantina Pertanian Surabaya wilayah kerja Pelabuhan Tanjung Perak.

Ratusan burung tersebut terdiri dari manyar, gagak, pleci, Kolibri, glatik belong, jalak tunggir merah, nuri hitam, nuri kelam, betet kelapa, elang buteo dan kepodang mas.

"Sampai saat ini, pemasukan burung tanpa dokumen masih marak di Surabaya dengan modus yang beragam. Salah satu di antaranya yang baru terjadi, diangkut truk barang dengan menggunakan jalur laut. Selanjutnya Burung-burung tersebut dimasukkan ke dalam sangkar kawat, kardus dan kotak plastik bekas penyimpanan buah. Lalu ditaruh di belakang kursi sopir untuk mengelabui petugas," kata Musyaffak Fauzi, Kepala Karantina Pertanian Surabaya, Jumat (4/12/2020).

Selanjutnya
Halaman
1 2