Lumbung Pangan Jatim Terbukti Nyata Beri Manfaat untuk 18.391 Driver Ojol

Hilda Meilisa - detikNews
Selasa, 01 Des 2020 21:14 WIB
ojol dapat manfaat dari lumbung pangan jatim
Foto: Istimewa
Surabaya -

Lumbung Pangan Jatim telah genap delapan bulan beroperasi. Program yang menyediakan sembako murah untuk masyarakat ini tak hanya memberi keuntungan bagi masyarakat yang belanja. Tapi, layanan ojek online (ojol) ikut mendapat manfaatnya.

Hal ini karena, sejak awal beroperasi hingga pekan lalu, ada 18.391 layanan distribusi sembako menggunakan ojol. Program ini memberi kontribusi pada penyedia jasa transportasi online di Surabaya yang tetap mendapat order dari proses distribusi barang belanjaan.

Pengelola Lumbung Pangan Jawa Timur, Mirza Muttaqien mengatakan Lumbung Pangan ini telah beroperasi sejak April lalu. Saat itu, layanan ojol sedang terpuruk imbas terhalang aturan pemerintah yang melarang roda dua berboncengan saat PSBB.

"Akhirnya program ini memberi solusi kepada mereka," kata Mirza di Surabaya, Selasa (1/12/2020).

Mirza menambahkan penyedia jasa ojol pun banyak yang ngetem di sekitar JX International. Mereka mendapat order cukup yang besar. Bahkan, setiap orang bisa menerima order tiga hingga lima kali. Jumlah ini pun tergolong ramai di masa Pandemi COVID-19 dan PSBB.

"Simbiosis mutualisme itu berlangsung hingga sekarang," tambah Mirza.

Tak hanya itu, Mirza mengatakan antusiasme masyarakat yang belanja di Lumbung Pangan terus bertambah. Hal ini berdampak pada pengguna jasa layanan ojol yang ikut bertambah.

"Kami senang ketika program ini memberi manfaat ke beberapa sektor selain belanja bahan pokok. Kami akan menjaga agar tujuan fungsi dan manfaat Lumbung Pangan tetap terjaga," imbuhnya.

Saat ini, lumbung langan menggandeng BUMDes di beberapa daerah. BUMDes menjadi perantara distribusi barang. Mirza menyebut dalam proses tersebut, BUMDes mendapat keuntungan dari aktivitas distribusinya.

"Kami akan terus berinovasi agar program ini memberi manfaat yang maksimal," pungkas Mirza.

(hil/iwd)