HIV/AIDS di Tulungagung Capai 2.880 Kasus, Didominasi Usia Produktif

Adhar Muttaqien - detikNews
Selasa, 01 Des 2020 15:41 WIB
hiv/aids di tulungagung
Grafik jumlah orang dengan HIV/AIDS (Foto: Tangkapan layar)
"Triple Ninety di Tulungagung, 90 pertama yakni penemuan kasus HIV sudah mencapai 100 persen, capaian 90 kedua yakni ODHA mendapat ARV mencapai 75 persen dan capaian 90 ketiga yakni ODHA on ARV mengalami supresi Viral Load mencapai 15 persen," imbuhnya.

Dari capaian itu pihaknya menilai pada 90 kedua dan ketiga masih ada persoalan, sehingga harus segera ditindaklanjuti oleh lintas sektor yang bergerak dalam penanggulangan dan pencegahan HIV-AIDS, mulai dari Pemkab Tulungagung, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) hingga LSM.

Menurutnya dengan capaian maksimal pada 90 pertama maka layanan konseling dan testing yang ada di 32 puskesmas dan 12 rumah sakit harus tetap ada dan dimaksimalkan. Sedangkan untuk capaian 90 kedua masih memerlukan upaya, salah satunya penambahan layanan Perawatan, Dukungan dan Perawatan (PDP).

"Saat ini sejumlah 9 layanan dan ditambah lagi pelatihan dua puskesmas yakni Rejotangan dan Gondang dan optimalisasi pendampingan Odha terutama pencarian Odha yang Lost to Follow Up (LFU)," kata Didik.

Sedangkan untuk capaian 90 ketiga masih sangat rendah lantaran keterbatasan akses pemeriksaan Viral Load (VL), sehingga pada bulan Oktober - Nopember 2020 dicanangkan sebagai bulan viral load. Dengan dukungan pendanaan dari project AMPUH Kabupaten Tulungagung telah mengirimkan sampel viral load sejumlah 201 sampel ke RSUD dr Soetomo.

Sementara itu terkait, Hari AIDS Sedunia (HAS) tanggal 1 Desember, menurut Didik menjadi momentum yang tepat untuk mengingatkan kembali agar seluruh elemen pemerintah dan masyarakat bersinergi dalam pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS.

"Perkuat kolaborasi tingkatkan solidaritas, Tulungagung tanpa stigma, merupakan perpaduan tema nasional yang dipadukan dalam kearifan lokal kebijakan Penanggulangan AIDS di Daerah," pungkasnya.

Halaman

(iwd/iwd)