Pelajar Berprestasi

Dua Pelajar Surabaya Temukan Teh Herbal yang Hambat Sel Kanker Payudara

Esti Widiyana - detikNews
Senin, 30 Nov 2020 08:50 WIB
Dua Pelajar Surabaya Buat Teh Herbal Hambat Sel Kanker Payudara
Dua pelajar temukan teh herbal kanker (Foto: Esti Widiyana/detikcom)
Surabaya - Dua pelajar SMA Al Hikmah Surabaya kelas XII MIPA menemukan temuan teh berbahan herbal yang mampu menghambat sel kanker payudara. Mereka yakni Amanda Sofi Nabila Maharani dan Bahira Aisyah Awahita.

Mereka bahkan berhasil meraih penghargaan kategori terbaik best project in general biology dalam International Online-Forum for Scientific Youth 'Step into the Future' pada November 2020.

Riset berjudul 'Lemon Peel Herbal Tea and Misletoe As Complementary Therapies Against Breast Cancer (anti cancer test on T-470 dan MCf-7 cell' rupanya sudah dibuat tahun lalu. Tepatnya dibuat oleh kakak kelasnya yang sudah lulus dan pernah dibawa ke kompetisi di Bali dan menyebet juara 2.

"Sebenarnya teh herbal inu sudah setahun lalu untuk proses penelitiannya, karena dulu proyeknya kakak kelas lalu kami teruskan," kata Amanda kepada detikcom di SMA Al Hikmah, Senin (30/11/2020).

Teh herbal yang digunakan berasal dari ekstrak benalu teh yang usianya sudah tua. Kemudian ditambahkan kulit lemot sebagai penguat kandungan untuk terapi kanker payudara. Proses pembuatannya yakni, benalu teh dan kulit lemon dipanaskan dengan cara dioven pada suhu 40⁰. Setelah itu direndam dengan etanol selama 24 jam.

"Lalu prosesnya berlanjut pada rotary evaporator, setelah proses ini didapatkan ekstrak kental dari benalu teh dan kulit lemon. Ekstrak kental ini dimasukan dalam alat freezer diyer untuk mendapatkan serbuk tehnya. Nah, serbuk teh ini yang dimasukkan dalam kantong teh," jelasnya.

Selanjutnya Amanda dan Bahira menguji antioksidan dan uji awal anti kanker di laboratorium Unesa. Dari kedua uji itu lalu diketahui terdapat sifat antioksidan yang kuat.

"Sedangkan untuk uji awal anti kanker hasilnya positif bisa menghambat sel kanker. Teh herbalnya juga diujikan ke sel kanker payudara, namanya sel MCF-7 dan T47D," ujarnya.

Uji sel kanker ini memiliki hasil yang sama dengan sebelumnya. Yaknu sama-sama bisa menghambat pertumbuhan sel kanker.

"Kesimpulannya dari sel kanker mau bereaksi dengan benalu dan bisa menurunkan sel kanker. Tapi belum bisa dijadikan obat karena penelitiannya masih pada tahap bisa untuk menghambat sel kanker, bukan penyembuhan," tegasnya.

Namun untuk dikonsumsi maupun dijadikan obat, belum bisa dilakukan. Pasalnya untuk bisa dikonsumsi membutuhkan proses lanjutan. Seperti uji hewan sampai manusia.

Dua Pelajar Surabaya Buat Teh Herbal Hambat Sel Kanker PayudaraDua Pelajar Surabaya temukan Teh Herbal Hambat Sel Kanker/ Foto: Esti Widiyana

"Kami menyebutnya terapi herbal sebagai pelengkap untuk pengobatan pasien kanker, tapi tahapnya penelitian" katanya.

Sementara guru pendamping penelitian teh herbal dan guru kimia, Nur Chamimmah mengatakan, awalnya ia tak menyangka hasil penelitian muridnya bisa mendapatkan penghargaan di ajang Internasional.

"Awalnya ikut ini karena anak-anak ingin mendapatkan pengalaman. Tapi ternyata mereka dapat penghargaan katagori terbaik. Alhamdulilah," pungkasnya. (fat/fat)