Saat Kran Ekspor Benur Dibuka, Nelayan Trenggalek Ini Justru Budidaya Lobster

Adhar Muttaqin - detikNews
Sabtu, 28 Nov 2020 14:16 WIB
Saat Kran Ekspor Benur Dibuka, Nelayan Ini Justru Melakukan Budidaya
Pebudidaya Lobster dengan Wagub Jatim beberapa bulan lalu (Foto: Istimewa)
Trenggalek -

Saat para nelayan euforia melakukan perburuan benur untuk komoditas ekspor, salah seorang nelayan di Trenggalek justru memilih bereksperimen membudidayakan benur melalui sistem keramba. Hingga menjadi lobster bernilai jual tinggi.

Pembudidaya lobster asal Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Trenggalek Kacuk Wibisono, mengatakan proses budidaya lobster awalnya dilakukan secara tidak sengaja. Saat awal mengelola rumah apung dan keramba di kawasan Teluk Prigi, ia sempat melakukan budidaya kerapu, namun terkendala pasokan pakan yang mahal.

"Kemudian saya mencoba mengembangkan kerang coklat atau kalau orang bilang di sini itu kerang beno, sambil kerapunya jalan. Pada awalnya saya tidak mengarah ke lobster, saya nggak punya ilmunya. Namun untuk wisata saja," ujar Kacuk kepada detikcom di lokasi, Sabtu (28/11/2020).

Ide budidaya lobster muncul setelah mendengar curhat sesama nelayan yang mencoba membudidayakan lobster namun selalu gagal. Ia pun ingat dengan ilmu dari para pendahulunya yang mengatakan jika makanan lobster di alam liar adalah kerang.

"Masuk akal juga karena lobster itu geraknya lambat, sehingga tidak mungkin kalau makan ikan-ikan kecil. Kalau teman-teman sebelumnya itu ada yang memberi makan lobster pakai bekicot hingga telur puyuh, namun lobsternya justru jamuran," jelasnya.

Kacuk akhirnya melalukan ujicoba pembesaran lobster, ia mendapatkan benih dari para pemburu benur di wilayah Prigi. "Saya beli yang sudah muncul bintiknya," imbuhnya.

Jerih payah Kacuk akhirnya membuahkan hasil, ia mampu membesarkan lobster hingga berukuran 6 ons. Kini ia terus bersemangat melakukan budidaya lobster dengan terus belajar memperbaiki metode pembudidayaannya.

Tonton video 'KPK ke Luhut: Pemeriksaan Tidak Ada Istilah Berlebihan!':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2