KPU Banyuwangi Batasi Jumlah Pelipat Kertas Suara di Tengah Pandemi

Ardian Fanani - detikNews
Kamis, 26 Nov 2020 09:00 WIB
KPU Banyuwangi Batasi Jumlah Pelipat Kertas Suara Ditengah Pandemi
Pelipat surat suara dibatasi (Foto: Ardian Fanani/detikcom)
Banyuwangi -

KPU Banyuwangi mulai membatasi jumlah petugas sortir dan pelipatan kertas suara. Pada tahun sebelumnya 200 petugas lebih, kini hanya 100 orang pelipat kertas suara. Ini dilakukan sebagai penerapan protokol kesehatan yang ketat, mengantisipasi penyebaran COVID-19.

Ketua KPU Banyuwangi Dwi Anggraini mengatakan tahapan sortir dan pelipatan kartu suara pilkada tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19. Seperti, pembatasan petugas pelipatan hingga jarak duduk saat melakukan pelipatan.

"Kita batasi 100 orang. Kita bagi ada petugas sortir dan petugas pelipatan. Kita lakukan sesuai jadwal agar tak molor," ujar Dwi, Kamis (26/11/2020).

Dwi menjelaskan, sebelum masuk ke gudang KPU yang berada di Jalan Raya Jember, Desa Kalirejo, Kecamatan Kabat, seluruh tenaga pelipat harus melewati cek suhu tubuh. Mereka juga harus mencuci tangan dan menggunakan masker.

"Pelipatan dan pensortiran kita ditargetkan rampung tiga hari. Pelipatan dimulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB," tambahnya.

Jumlah kartu suara yang dilipat mencapai 1,3 juta lembar. Jumlah ini termasuk toleransi 2,5 persen dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT). Para petugas pelipat kartu suara ini, lanjut Dwi berasal dari warga sekitar gudang dan kantor KPU Banyuwangi.

Para petugas ini merupakan langganan KPU ketika musim pilkada. Kebanyakan kalangan ibu rumah tangga. Mereka pun sudah lolos seleksi pelipatan dan termasuk pensortiran kertas suara.

"Dari jumlah 100 orang ini, merupakan hasil seleksi di musim pelipatan pilkada sebelumnya. Sehingga, mereka yang terjaring sudah ahli melakukan pelipatan. Jadi, ada petugas yang mengontrol kualitas pelipatan. Bagi yang kerjaannya bagus akan dicatat," tambahnya.

Untuk pensortiran, kata Dwi, surat suara yang rusak. Rusak dalam arti sobek ataupun warna yang buram. Adapula mungkin adanya goresan tinta dan kondisi terlipat jelek. Sementara untuk pelipatan akan dilakukan sesuai dengan arahan dari petugas KPU Banyuwangi.

"Jika kurang nanti akan kita minta tambahan ke penyedia. Pelipatan sesuai dengan arahan kami," pungkasnya.

Selain kartu suara, KPU juga melakukan pelipatan kotak suara. Seluruh logistik pilkada ini akan didistribusikan ke masing-masing desa pada H-1 pencoblosan.

(fat/fat)