Sempat Terhenti Akibat Pandemi, Ekskavasi Goa Jepang di Pasuruan Dilanjutkan

Muhajir Arifin - detikNews
Senin, 09 Nov 2020 19:13 WIB
goa jepang
Goa Jepang yang ekskavasinya akan dilanjutkan (Foto: Muhajir Arifin)
Pasuruann -

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan dan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) melanjutkan ekskavasi situs Goa Jepang di Dusun Ngelawang, Desa Watukosek, Kecamatan Gempol. Ekskavasi awal situs sejarah ini sempat terkendala pandemi COVID-19.

"Kami sudah siapkan anggarannya. Ekskavasi di Goa Jepang bisa dilanjutkan di masa new normal ini (adaptasi kebiasaan baru)," kata Kasi Sejarah dan Kepurbakalaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan Ika Ratnawati, Senin (9/11/2020).

Ika mengatakan ekskavasi lanjutan akan dilakukan selama maksimal 10 hari kerja. Pihaknya sudah meminta BPCB menjadwalkan kegiatan.

goa jepangFoto: Muhajir Arifin

"Kita sudah minta skedul BPCB. BPCB juga sudah melakukan survei. Diupayakan bulan November ini, atau paling lambat 15 Desember," terang Ika.

Goa Jepang berupa deretan 12 bangunan mirip bunker yang ada di kaki Gunung Perahu, Desa Watukosek, Kecamatan Gempol. Beberapa bangunan masih tertutup tanah.

Bangunan diduga peninggalan Jepang sudah diketahui sejak lama. Namun baru pada 2017, pemuda setempat pembersihan. Sejak saat itu, situs ini menjadi objek wisata yang dikelola desa.

Warga yang penasaran ingin melihat bangunan ini tak akan kesulitan. Lokasinya sekitar 200 meter dari jalan jurusan Pasuruan-Mojokerto. Bisa dijangkau jalan kaki, gowes, naik motor maupun mobil.

(iwd/iwd)