Rakornas ICCN di Banyuwangi, Ini Pesan Menparekraf ke Pekerja Kreatif

Ardian Fanani - detikNews
Sabtu, 07 Nov 2020 22:55 WIB
Pesan Menparekraf Kepada Pekerja Kreatif Indonesia
Rakorban ICCN di Banyuwangi (Foto: Ardian Fanani/detikcom)

Dalam kesempatan itu, Wishnutama juga menyatakan perhelatan rakornas ICCN yang dipusatkan di Banyuwangi sangatlah tepat. Menurut dia, banyak inovasi, khususnya di sektor parekraf telah dilakukan Banyuwangi, yang bisa dicontoh daerah lain.

"Presiden bahkan menilai Banyuwangi sangat serius memperhatikan pariwisata dan sektor kreatif. Banyak inovasi yang sudah dilakukan, bahkan Banyuwangi juga cepat merespon menerapkan adaptasi kebiasaan baru di sektor pariwisata," kata Wisnutama.

"Saya pun setuju bahwa Banyuwangi adalah kabupaten yang sangat inspiratif. Sering saya memberi referensi pada daerah lain untuk belajar ke Banyuwangi dalam hal peningkatan pariwisata dan ekonomi kreatif," kata Wishnutama.

Peserta rakornas ICCN datang dari segala penjuru tanah air. Mulai dari Pulau Miangas Sulawesi Utara, Jayapura Papua, Pulau Rote NTT hingga Labuhan Bajo. Mereka saling berbagi ilmu dan sharing solusi atas permasalahan yang dihadapi terkait ekonomi kreatif di kabupaten/kota masing-masing.

"Banyak hal positif yang kami dapat dari sini. Dari diskusi selama dua hari, ternyata banyak hal yang harus kami gerakkan. Ini membuka pikiran dan sudut pandang kita bagaimana mengaktifkan ekonomi kreatif itu sendiri," tutur peserta dari Bali Utara, Kardian Narayana.

"Kami tidak hanya berbicara tentang success story, namun kami juga berbagai tantangan dan kendala. Kami bahas bareng, kita carikan solusi bersama. Dengan berjejaring ini, kita siap saling bantu sama lain," imbuh Vicky Hendri dari Banyuwangi Youth Creative Forum.

Peserta juga mengaku terkesan berkegiatan di selama Banyuwangi, seperti yang diungkapkan Jaringan Komunitas Kreatif Numbai/Jkon, Jayapura, Denny Jackson.

"Sudah betul nih kalau kita bikin di Banyuwangi. Perubahan Banyuwangi ini beyond expectation. Sangat pesat. Spirit membangun ala Banyuwangi ini yang terus saya bagikan ke kawan-kawan saya di Jayapura sejak hari pertama kedatangan saya kemarin," ujar Denny.

Bagi Denny, Banyuwangi yang benar-benar memperhatikan secara detail konsep pariwisatanya sangat menarik.

"Kalau bicara tentang kota metropolis, semua mengarah pada hiburan malam seperti diskotik, karaoke, bar. Banyuwangi tidak memilih jalan itu, melainkan fokus pada ecotourism. Ekonomi kerakyatan diberdayakan lewat pengoptimalan UMKM dan sektor ekonomi kreatif. Kebudayaan dan tradisi lokal menjadi kekuatan bagi Banyuwangi untuk dipromosikan keluar. Ini hebatnya Banyuwangi yang mampu membangun kolaborasi antar komunitas di dalamnya. Layak dicontoh daerah lain," pungkas Denny.


(fat/fat)