Curhat Petani Blewah di Jombang yang Viral Gegara Gagal Panen

Enggran Eko Budianto - detikNews
Rabu, 04 Nov 2020 18:05 WIB
viral petani hancurkan buah
Petani blewah di Jombang menunjukkan blewahnya yang rusak Foto: Enggran Eko Budianto

Pada musim tanam tahun depan, Heri berharap pemerintah memberi kemudahan kepada para petani untuk mendapatkan pupuk. Khususnya para petani yang tidak mempunyai lahan sendiri seperti dirinya.

"Harapan kami tahun depan, meski tak ada asuransi, pupuk mudah. Karena ada kebijakan baru yang bisa membeli pupuk pemegang kartu tani. Punya kartu tani kalau punya sawah. Kalau sewa seperti saya kan tak mungkin punya kartu tani," tandasnya.

Heri merupakan petani yang menghancurkan blewah menggunakan pisau dalam video yang viral. Pada video tersebut juga nampak sekelompok petani menghancurkan semangka. Aksi tersebut sebagai pelampiasan kekesalan mereka karena gagal panen.

viral petani hancurkan buahBlewah petani gagal panen gegara hujan turun lebih awal (Foto: Enggran Eko Budianto)

Data yang dirilis Dinas Pertanian Kahupaten Jombang, terdapat 602 hektare tanaman semangka dan blewah. Ratusan hektare tanaman tersebut tersebar di Kecamatan Megaluh, Plandaan dan Tembelang.

Dari jumlah itu, 353 hektare tanaman semangka dan blewah gagal panen karena musim hujan yang datang lebih awal. Yaitu 50 hektare di Desa Rejosopinggir, Kecamatan Tembelang dan 303 hektare di Kecamatan Plandaan.


(iwd/iwd)