Di Tengah Orasi, Wali Kota Malang Temui Pendemo Omnibus Law

Muhammad Aminudin - detikNews
Senin, 26 Okt 2020 13:46 WIB
demo omnibus law di malang
Wali Kota Malang Sutiaji menemui pendemo omnibus law (Foto: Muhammad Aminudin)
Malang -

Unjuk rasa menolak omnibus law kembali digelar mahasiswa di depan Balai Kota Malang. Wali Kota Malang Sutiaji keluar menemui massa aksi saat orasi sedang dilantangkan.

Sutiaji mengatakan sejak awal sikap Pemerintah Kota Malang sudah jelas, bahkan sebelum Undang-Undang Omnibus Law disahkan.

"Bisa dilihat jejak digitalnya, ada. Bagaimana sikap kami terkait Undang-Undang Omnibus Law. Sebelumnya, saya sampaikan terima kasih pada 22 Oktober kemarin, teman-teman BEM Malang Raya tidak turun, pasca ricuh 8 Oktober lalu," kata Sutiaji di hadapan massa aksi, Senin (26/10/2020).

Sutiaji keluar menemui pendemo yang berasal dari Aliansi BEM Malang Raya. Sutiaji menemui pendemo didampingi Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko dan Sekda Wasto.

Pengamanan unjuk rasa sendiri langsung dipimpin oleh Kapolresta Malang Kota Kombes Leonardus Simarmata. "Saya terima kasih kepada aparat keamanan yang terus mengamankan adanya unjuk rasa," ucap Sutiaji.

Sutiaji mengaku sejak menjadi rancangan undang-undang, pihaknya sudah bersikap bahwa beberapa regulasi harus dilakukan revisi sebelum terbit Undang-Undang Omnibus Law.

Menurut Sutiaji, perlu ada revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 karena banyak tumpang tindih. Contohnya, terkait eksistensi kearifan lokal karena otonomi daerah banyak terkurangi.

"Sudah kami sampaikan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2015 perlu ada revisi juga, berkaitan dengan undang-undang semua masyarakat berhak bersuara. Tetapi dalam proses Undang-Undang Omnibus Law masyarakat tidak dilibatkan dan setelah disahkan masyarakat juga jadi subyek," terang Sutiaji.

Selanjutnya
Halaman
1 2