Kiai Amin, Sosok Santri yang Namanya Diabadikan Jadi Nama Jalan di Lamongan

Eko Sudjarwo - detikNews
Jumat, 23 Okt 2020 07:50 WIB
Kiai Amin, Sosok Santri yang Namanya Diabadikan Jadi Nama Jalan di Lamongan
Jalan KH Amin di Lamongan (Foto: Eko Sudjarwo/detikcom)

Kiprahnya cukup legendaris hingga sekarang. Jalan jihad memanggil bersama saudaranya KH. Ahmad Muhtadi Musthofa untuk mengusir penjajah selepas menjalani pendidikan di Ponpes Tebuireng Jombang. "Beliau mampu menghafal Al-Qur'an dalam waktu sebulan. Beliau juga menguasai beragam kitab kuning warisan pendahulunya," jelasnya.

Dia menambahkan, Kiai Amin meninggal karena ditembak penjajah di Desa Dagan, Kecamatan Solokuro dan dimakamkan di desa tersebut. Semasa hidupnya, Kiai Amin juga telah meninggalkan lembaga pesantren dan pendidikan di dalamnya yang terus berkembang yakni Ponpes Tunggul.

"Semasa kehidupannya yang relatif singkat, beliau telah meninggalkan lembaga pesantren dan pendidikan di dalamnya yang terus berkembang pesat sampai sekarang," tuturnya.

Keberanian dan dedikasinya bagi bangsa dan negara tidak dapat diragukan lagi sehingga bangsa Indonesia dapat mengusir penjajah tersebut. "Semangat heroik yang terus dikobarkan ini merupakan bagian bela negara yang dilakukan para ulama pendiri bangsa," imbuhnya.

Wujud penghargaan atas jasa Kiai Amin tersebut, Pemkab Lamongan mengabadikan namanya menjadi nama salah satu ruas jalan. Di Jalan Kyai Amin ini pula, dua ormas Islam di Indonesia, yakni PCNU Lamongan dan LDII berkantor.

Halaman

(fat/fat)