Mengingat Kembali Kasus Gus Nur Hina NU, Divonis Penjara Tapi Tak Ditahan

Amir Baihaqi - detikNews
Selasa, 20 Okt 2020 11:47 WIB
gus nur disidang
Gus Nur saat disidang (Foto: Deny Prastyo Utomo)
Surabaya -

Sugi Nur Rahardja atau akrab disapa Gus Nur dilaporkan Aliansi Santri Jember ke polisi. Gus Nur dilaporkan karena dinilai telah menghina Nahdlatul Ulama dalam pernyataannya di kanal YouTube 'Refly Harun.

Laporan ke polisi terhadap Gus Nur sebenarnya bukan kali pertama ini saja. Sebelumnya pada 12 September 2019, ia tercatat pernah dilaporkan koordinator Forum Pembela Kader Muda NU yang sekaligus Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim.

Saat itu, Gus Nur diketahui dalam video ceramahnya di Pesantren Karomah, Palu, Sulawesi Tengah pada 19 Mei 2019 dinilai menghina pemuda NU. Saat itu ia menyebut generasi muda NU sebagai penjilat.

Atas laporan itu, Gus Nur kemudian ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jatim pada 22 November 2018. Dalam kasus itu, Gus Nur tersangkut pasal 27 ayat (3) dan pasal 45 ayat (3) UU ITE.

Kasus hinaan generasi NU penjilat itu kemudian masuk persidangan pada 23 Mei 2019. Dan selanjutnya pada 24 Oktober, majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis 1 tahun 6 bulan penjara. Vonis tersebut sendiri lebih rendah dari tuntutan jaksa yakni 2 tahun.

Meski telah dijatuhkan vonis penjara, namun majelis hakim tidak sepakat dengan perintah penahanan terhadap Gus Nur yang dituangkan dalam surat tuntutan. Sebab, ancaman hukumannya tidak bisa ditahan.

Selanjutnya
Halaman
1 2