Kasun di Ponorogo yang Ketahuan Zina Ini Akan Diberhentikan?

Charolin Pebrianti - detikNews
Selasa, 06 Okt 2020 21:13 WIB
Kepala Dusun (Kasun) di Kecamatan Slahung, T (57) ketahuan berzina dengan istri siri orang, M (39). T mendapat sanksi adat dari warga.
Sidang kasus perzinaan di sebuah balai desa di Ponorogo/Foto: Charolin Pebrianti
Ponorogo -

Kepala Dusun (Kasun) di Kecamatan Slahung, T (57) ketahuan melakukan perzinaan dengan istri siri orang, M (39). Apakah T akan diberhentikan sebagai perangkat desa?

Sebelumnya disebutkan, kasun tersebut enggan mengundurkan diri setelah didesak warga. Maka dari itu, pemerintah desa berniat merapatkannya.

"Semua kan sudah diatur Perbup Nomor 70 Tahun 2018, untuk penanganan ini kades melaksanakan saja sesuai aturan yang berlaku sekarang," tutur Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Suprianto kepada wartawan, Selasa (6/10/2020).

Suprianto menambahkan, untuk memberhentikan kasun tersebut tetap membutuhkan rekomendasi dari Camat Slahung. "Diberhentikan atau gimana kan ini pelanggaran harus ada rekomendasi dari camat. Misalnya mau pengangkatan atau pemberhentian harus ada rekomendasi dari camat," imbuh Suprianto.

Sementara Camat Slahung Imam Rohni mengatakan, pihaknya masih melakukan mediasi antara masyarakat dengan pemdes. Tujuannya agar kondusif.

"Kita mediasi dari pemerintah untuk masyarakat supaya kondusif dipelajari dengan undang-undangnya," jelas Imam.

Menurutnya, proses pemberhentian ada tiga macam. Pertama karena mengundurkan diri. Kedua purna tugas. Ketiga diberhentikan.

"Nah, diberhentikan itu kan ada sebab-sebabnya. Coba dimediasi sampai sekarang. Bahkan sudah mengirim teguran lewat Pak Kades," imbuh Imam.

Imam menambahkan, hingga saat ini pihaknya masih mencari fakta hukum dasar dari Perbup dan UU yang berlaku. Sebab, tidak bisa mengeluarkan rekomendasi hanya dari justifikasi.

"Yang namanya pelanggaran ada proses," pungkas Imam.

Rabu (30/9) malam, suami siri M hendak pulang ke rumahnya. Yang bersangkutan kaget karena rumahnya terkunci. Akhirnya suami siri M memaksa masuk ke dalam rumah. Ia lalu memergoki M di dalam kamar bersama T dalam keadaan telanjang.

Saat disidang, T dan M mengaku telah 5 kali melakukan perzinaan. T akhirnya disanksi membayar denda 400 sak semen.

(sun/bdh)