Sekilas Jatim: Begal Ditembak Mati Hingga Emak-emak Bersepeda Angin Masuk Tol

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 06 Okt 2020 20:21 WIB
tembak mati
Dua polisi yang terluka saat menangkap begal di Pasuruan (Foto: Istimewa)

Hajatan Mewah Kepala Kemenag Jombang Langgar Protokol Kesehatan

Kepala kemenag Jombang menggelar hajatan pernikahan putranya di sebuah hotel di Jombang. Meski panitia sudah menjadwal kedatangan para tamu menjadi 6 sesi, namun kenyataan di lapangan berbeda.

Kerumunan tamu undangan masih terjadi di dalam tempat resepsi. Sebuah foto juga menunjukkan sejumlah tamu undangan berfoto dengan pengantin tanpa memakai masker dan tidak menjaga jarak.

Satpol PP yang mendapat laporan terlambat datang ke acara sehingga tak mendapati adanya kerumunan. Sayangnya, Satpol PP belum bisa memberikan kepastian ada atau tidaknya sanksi bagi penyelenggara hajatan tersebut.

Pernikahan Putri Kepala Kemenag Jombang Diwarnai Kerumunan Tamu Undangan di tengah pandemiFoto: Enggran Eko Budianto

"Akan kami koordinasikan dengan pimpinan bagaimana langkah selanjutnya. Kami belum memberikan sanksi," ujar Kasatpol PP Jombang Agus Susilo Sugioto.

Namun anggota dewan mendesak Satgas Penanganan COVID-19 segera meminta keterangan Taufiq dan memberi sanksi sesuai ketentuan Perbup Jombang No 57 tahun 2020.

Desakan itu salah satunya datang dari Anggota Komisi D DPRD Jombang, Mustofa. Dia menilai, hajatan yang digelar Taufiq melanggar protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19.

"Yang terjadi pada saat hajatan salah satu ASN Kemenag yang kemarin sempat dilaksanakan di Hotel Yusro, saya menilai itu sudah melanggar Perbup. Seyogyanya eksekutif, dalam hal ini Satgas segera meminta keterangan kepada Kepala Kemenag tersebut. Karena kita tetap menjaga protap Perbup yang sudah kita sepakati bersama," kata Mustofa kepada wartawan di kantornya, Jalan KH Wahid Hasyim, Selasa (6/10/2020).


(iwd/iwd)