Round-Up

Saat Layang-layang Bikin Gelap 8 Kabupaten/Kota di Jatim

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 04 Okt 2020 10:29 WIB
Ilustrasi perawatan kabel listrik
Ilustrasi (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Surabaya -

Layang-layang membikin repot warga di sebagian wilayah di 8 kabupaten/kota di Jatim. Gara-gara nyangkut di kabel SUTET, listrik di daerah tersebut padam.

Layang-layang yang nyangkut lalu menimbulkan ledakan di Kecamatan Wungu, Madiun itu mengganggu sistem 150 kV di penghantar Manisrejo-Nganjuk 1 dan Manisrejo-Nganjuk 2 trip.

"Iya betul, saat ini rekan-rekan sedang melakukan upaya penormalan," kata Manager Komunikasi PLN Unit Induk Distribusi Jatim, Fenny Nurhayati saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (3/10/2020).

Akibat gangguan ini, sebagian wilayah di delapan kabupaten di Jatim mengalami pemadaman listrik. Wilayah itu adalah Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Ngawi, Magetan, Ponorogo, Pacitan, Trenggalek, dan Nganjuk.

Fenny mengatakan listrik padam dimulai sekitar pukul 18.03 WIB. Dan listrik berangsur-berangsur menyala kembali sekitar pukul 19.56 WIB.

Atas ketidaknyamanan ini, Fenny menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan PLN.

"Kami atas nama PLN memohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Kami sedang mengupayakan penormalan terlaksana dengan cepat dan mohon dukungan agar tidak terjadi pemadaman yang lebih luas," kata Fenny.

Manager PLN UPT Madiun Suyitno mengatakan pemadaman gegara layang-layang itu menimbulkan gangguan terhadap 12 gardu induk PLN yang mengalami pemadaman dengan estimasi tegangan 421 Mega watt yakni Sidem/PLTA Tulungagung, Trenggalek, PLTU Pacitan, New Pacitan, Ponorogo, Dolopo, Nganjuk trf 1, Manisrejo, Magetan, Mranggen, Ngawi, dan Caruban.

Suyitno mengatakan total jumlah daya PLN yang mengalami pemadaman dari pelanggan mencapai 350 Mega Watt. "Total 350 MW atau Mega Watt wilayah kita," kata Suyitno.

PLN sendiri akan mencari tahu siapa pemilik layang-layang yang mainannya nyangkut di kabel SUTET. PLN akan melibatkan polisi.

"Nanti akan kita koordinasikan dengan polres dan mencari pelakunya. Kita sudah ada kerjasama dengan Polda Jatim yang ditandatangani oleh GM Unit induk kami yang di Surabaya untuk tindakan tegas bagi pemain layang-layang," tandas Suyitno.

Tonton juga 'Ngeri! Detik-detik Pria di Polman Terseret Layangan Raksasa':

[Gambas:Video 20detik]

(iwd/iwd)