Dianggap Abaikan Satgas Investasi Soal Bos MeMiles Bebas, Ini Kata PN Surabaya

Amir Baihaqi - detikNews
Kamis, 01 Okt 2020 11:02 WIB
Pengadilan Negeri Surabaya
Pengadilan Negeri Surabaya (Foto: Amir Baihaqi)

"Ya kan bisa dibatalkan di tingkat kasasi. Kalau jaksanya kasasi. Jadi masih ada upaya hukum," kata Safri.

"Sekarang tinggal jaksanya apa dia akan melakukan upaya hukum atau tidak. Karena bola ada di tangan JPU," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya membebaskan Dirut PT Kam and Kam, Kamal Tarachand Mirchandani alias Sanjay. PN Surabaya menyatakan Sanjay tidak bersalah dalam menghimpun dana Rp 750 miliar lebih dari aplikasi MeMiles.

"Kami menghargai putusan pengadilan. Namun putusan ini kami kira tidak mempertimbangkan fakta yang sebenarnya. Kegiatan MeMiles tidak ada izin, sehingga diduga terjadi pelanggaran hukum," kata Ketua Tim Satgas Waspada Investasi (SWI), Tongam Lumban Tobing, saat dihubungi detikcom, Selasa (29/9/2020).

Sanjay diadili selama Mei-September 2020 di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Dalam proses sidang itu, PN Surabaya dianggap tidak mendengarkan keterangan Satgas. Padahal Satgas sudah bersurat ke pihak pengadilan.

"Satgas menjadi saksi, tapi kondisi COVID tidak memungkinkan untuk hadir. Kami sudah kirim surat apabila dimungkinkan dilakukan pemberian keterangan saksi secara online, namun tidak ada tanggapan," ujar Tongam.

Halaman

(iwd/iwd)