Sekilas Jatim: Begal Payudara di Ponorogo-Tsunami Banyuwangi 1994

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 25 Sep 2020 20:30 WIB
tsunami di banyuwangi
Tsunami Banyuwangi 1994/Foto: Istimewa
Surabaya -

Ada beberapa berita di Jatim yang hari ini menjadi isu utama. Seperti soal begal payudara di Ponorogo hingga soal Tsunami Banyuwangi 1994.

Berikut rangkuman beritanya:

Warga Ponorogo Dihebohkan Viral Begal Payudara

Kabar adanya aksi begal payudara tengah menjadi perbincangan di Kecamatan Jetis, Ponorogo. Polisi meminta warga lebih waspada saat melintas di jalan sepi.

Kabar tersebut tertuang dalam sebuah screenshot yang diunggah akun Instagram @infoponorogo. Dalam screenshot itu dijelaskan, aksi begal payudara menimpa seorang wanita di Jalan Raya Winong, Desa Winong, Kecamatan Jetis, pada Kamis (24/9) pukul 21.00 WIB.

Screenshot itu diunggah 15 jam yang lalu. Hingga saat ini sudah mendapat 4.667 like dan 373 komentar.

"Hoalah kok yok ora mari tho. Sakjane wong koyok ngene iki obate entek opo piye (Hoalah kok ya belum selesai (begal payudara) ini. Sebenarnya orang kayak begini ini obatnya habis atau apa)," berikut caption unggahan tersebut seperti yang dilihat detikcom, Jumat (25/9/2020).

Tidak hanya itu, sejumlah akun juga menulis kejadian serupa terkait adanya begal payudara, di sekitar wilayah Jetis. Pelaku biasanya melakukan aksi dengan mengikuti korban menggunakan sepeda motor. Sampai di area yang dirasa sepi, pelaku lantas membegal payudara korban.

Sementara Kapolsek Jetis Iptu Edy Sucipta menjelaskan, meski di media sosial ramai soal begal payudara, pihaknya belum menerima laporan warga. "Begal payudara di Winong belum ada laporan, kalau tidak ada laporan nggak ada dasar kita," tutur Edy kepada wartawan, Jumat (25/9/2020).

Edy pun mengimbau warga yang ingin melintas di jalan raya minim penerangan untuk lebih waspada. Diusahakan tidak melintas seorang diri. "Antisipasi kalau berjalan harus ada teman, minimal 2 orang. Untuk mengurangi niat dari pelaku. Kalau sendiri, terus jalannya tidak terang, niat pelaku semakin timbul," pungkas Edy.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3