Ini Kata Pakar soal Branding Politik Eri-Armuji dan Elektabilitasnya

Amir Baihaqi - detikNews
Jumat, 25 Sep 2020 20:23 WIB
Branding Politik Eri-Armuji dan Elektabilitasnya
Eri Cahyadi (Foto: Amir Baihaqi/detikcom)
Surabaya -

Branding personal Eri-Armuji dalam gelaran Pilwali Surabaya mendapat penilaian positif. Alhasil, popularitas pasangan yang diusung PDIP makin merangkak naik.

Pengamat politik Universitas Airlangga (Unair) Suko Widodo mengatakan branding dan marketing Eri-Armuji paling gencar sejauh ini. Sehingga saat ini pemilih telah melihatnya sebagai representasi penerus Wali Kota Tri Rismaharini.

"Branding dan marketing Eri-Armuji saya lihat sampai saat ini paling gencar ya. Cerug pemilih Tri Rismaharini mulai melihat siapa sih penerusnya. Menurut saya Eri-Armuji berhasil membranding diri untuk hal tersebut," jelas Suko, Jumat (25/9/2020).

Suko menambahkan, jika marketing dan branding Eri-Armuji bisa dikelola dengan baik lagi, maka tak hanya akan semakin populer, namun juga meningkatkan daya pilih masyarakat.

"ini perlahan-lahan kalau dikelola dengan baik dan tepat, elektabilitas mereka bisa naik. Persaingan kedua paslon bisa semakin ketat," terang Suko.

Meski begitu, Suko mewanti-wanti Eri-Armuji dan timnya terhadap dukungan yang terus mengalir untuk paslon Machfud-Mujiaman. Sebab menurutnya, 8 mesin politik MA-Mujiaman tidak boleh diragukan dan bisa berdampak signifikan.

"Persaingan akan ketat. Eri-Armuji harus bisa mewaspadai hal-hal lainnya. Mereka harus benar-benar memanfaatkan akar rumput PDIP yang kuat itu untuk sosialisasi, siapa sih Eri-Armuji itu ke warga," ujarnya.

Eri sendiri merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki jenjang karir yang mirip dengan Risma. Eri Cahyadi memulai karir di Dinas Bangunan pada 2001. Ia kemudian pernah menjabat Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang.

Pada 2018 hingga 2020, Eri Cahyadi mengemban tugas sebagai Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya. Di sisi lain, ia juga diamanahi menjabat sebagai pelaksana tugas Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH).

Sementara Armuji merupakan kader PDIP Surabaya yang mendapat tugas partai untuk menjadi anggota DPRD Kota Surabaya. Ia memulai karirnya di dewan sejak tahun 1999 pasca reformasi di Indonesia. Di tahun itu pula Armuji menjadi Ketua DPRD hingga 2004.

Dari 2004 hingga 2014, ia kembali menjadi Anggota DPRD Kota Surabaya. Ia terpilih lagi pada pileg tahun 2014-2019. Tahun 2014-2019, ia kembali menjadi Ketua DPRD Kota Surabaya. Hingga akhirnya ia berpindah tugas ke DPRD Jawa Timur ketika terpilih pada Pileg 2019-2024.

(fat/fat)