Nol Kematian, RS Darurat Beri Harapan Kesembuhan Pasien COVID-19 Jatim

Faiq Azmi - detikNews
Jumat, 25 Sep 2020 14:28 WIB
rs darurat
Tenaga kesehatan RS Darurat (Foto: Faiq Azmi)
Surabaya -

Kasus COVID-19 di Jawa Timur hingga Jumat (25/9) berjumlah 42.098 kasus. Dari jumlah itu, Jatim mencatatkan persentase kesembuhan tertinggi secara nasional yakni 82,81 persen alias 34.862 kasus positif sudah dinyatakan sembuh.

Sejak kasus pertama positif COVID-19 di Jatim ada pada 17 Maret 2020, berbagai ikhtiar penanganan dari Satgas COVID-19 Jawa Timur yang dikomandoi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa terus dilakukan.

Mulai dari penanganan promotif, preventif, kuratif, tracing hingga pemulihan ekonomi gencar dilakukan. Langkah kuratif menjadi salah satu upaya Gugus Jatim. Mulai dari menyediakan layanan kesehatan yang memadai hingga treatment kepada pasien COVID-19 agar bisa sembuh.

Ranah kuratif ini menjadi bukti kerja keras dari Satgas COVID-19 Jatim. Dengan 127 rumah sakit rujukan, Jatim menjadi provinsi dengan RS rujukan terbanyak di Indonesia. Dampaknya, angka kesembuhan juga tinggi karena pasien COVID-19 bisa tertampung dengan baik.

Terkhusus pada angka kesembuhan, Jatim merupakan provinsi dengan persentase kesembuhan tertinggi secara nasional. Bahkan lebih tinggi daripada persentase nasional sendiri. Tercatat, persentase kesembuhan di tingkat nasional berada di angka 73,2 persen. Jatim sendiri 82,81 persen.

Salah satu kunci sukses Jatim meningkatkan angka kesembuhan dalam beberapa bulan terakhir sejak Juni hingga September ialah Rumah Sakit (RS) Darurat COVID-19 Jawa Timur atau Rumah Sakit (RS) Lapangan Indrapura.

Awalnya, rumah sakit dadakan yang digagas Satgas COVID-19 Jawa Timur ini ialah Museum Kesehatan milik Kemenkes RI. Melihat tren kasus positif COVID-19 di Jatim yang terus naik, Satgas COVID-19 akhirnya memilih mendirikan RS Lapangan Indrapura sebagai alternatif untuk mencegah penumpukan pasien di rumah sakit.

Gagasan itu muncul pada akhir bulan April, saat Jatim memberlakukan PSBB pertama kali di Surabaya Raya. Saat itu, penambahan kasus positif COVID-19 di Jatim cukup tinggi. Dalam waktu kurang lebih satu bulan, Satgas Jatim menyulap halaman samping di sekitar Museum Kesehatan menjadi tenda-tenda dengan isi bed untuk merawat pasien positif COVID-19.

Saat berdiri, kapasitas RS Lapangan Indrapura masih berada di angka 150 bed. Kini, dengan usaha ekstra Satgas COVID-19 bersama Kogabwilhan II, RS Lapangan Indrapura mempunyai kapasitas hingga 357 bed.

Singkat cerita, Kogabwilhan II mulai meng-handle RS Lapangan COVID-19 pada akhir Juni 2020. Komando itu diberikan oleh Ketua Satgas Penanganan COVID-19, Letjen Doni Monardo. Komando saat itu, bagaimana RS Lapangan Indrapura bisa terintegrasi dengan rumah sakit rujukan yang ada di Jatim. Karena diketahui, RS Lapangan Indrapura ini merawat pasien positif COVID-19 dengan gejala ringan dan sedang.

Empat bulan beroperasi, RS Lapangan Indrapura mencatatkan angka kesembuhan pasien 100 persen. Tidak ada pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia di RS Darurat Jatim.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4