Cleaning Service Diamankan Gegara Kirim Foto Alat Vital ke Member Klub Kebugaran

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Kamis, 24 Sep 2020 22:57 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Surabaya -

Seorang cleaning service sebuah tempat kebugaran di Surabaya diamankan. Dia telah mengintip dan mengirim foto alat vitalnya kepada salah satu member perempuan tempat kebugaran tersebut.

Pelaku adalah Bayu Aji Saktiawan (23), warga Ponorogo yang kos di Tembok Lor, Surabaya. Pelaku ditangkap setelah polisi menerima laporan korban.

Sebagai seorang petugas kebersihan, Pelaku leluasa bergerak di tempat kebugaran di salah satu pusat perbelanjaan di Surabaya utara tersebut, termasuk di kamar ganti dan kamar mandi. Kesempatan itu digunakan untuk mengintip korban.

"Saat mengintip, pelaku memfoto dan memvideokan korban," ujar Kanit Reskrim Polsek Bubutan AKP Oloan Manullang kepada detikcom, Kamis (24/9/2020).

Berbekal foto dan video korban hasil ngintip, pelaku berniat ingin berhubungan badan dengan korban. Caranya, dia mengirim foto alat kelaminnya lewat pesan pribadi ke medsos korban.

Korban pun kaget mendapat kiriman itu. Pelaku lalu mengutarakan keinginannya. Korban pun menolak mentah-mentah. Saat ditolak itulah pelaku mengirimkan foto dan video korban saat diintip.

"Tersangka ini mengirimkan foto alat kelaminnya kepada korban melalui media sosial Instagram. Tidak hanya itu, tersangka juga merayu dan menyatakan pernah mengintip saat di kamar ganti," kata Oloan Manulang.

Merasa tidak terima, korban melapor ke pihak tempat kebugaran dan ke Polsek Bubutan pada Selasa (22/9). Setelah menerima laporan tersebut, polisi kemudian bergerak dan mengamankan tersangka. Tersangka pun mengakui perbuatannya.

"Dengan mengirim foto dan video di akun medsos korban, tersangka ingin memuaskan hasrat dan fantasi seksnya dengan korban," lanjut Oloan.

Akibat perbuatannya, korban dijerat Pasal 45 ayat (1) jo pasal 27 ayat (1) UU RI no 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI no 11 tahun 2008tentang informasi dan transaksi elektronik dan atau pasal 4 ayat (1) huruf D UU RI no 44 tahun 2008 tentang Pornografi dan diancam pidana selama 4 tahun penjara.

(iwd/iwd)