Grab Siap Bantu Kembangkan UMKM Banyuwangi

Ardian Fanani - detikNews
Sabtu, 19 Sep 2020 17:49 WIB
Grab Indonesia tertarik bekerja sama dengan Banyuwangi mengembangkan sektor ekonomi mikro daerah. Yakni lewat digitalisasi UMKM.
Manajemen Grab menggelar rapat virtual dengan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas/Foto: Ardian Fanani

Saat ini, di Banyuwangi tercatat sudah ada 1.000 merchant GrabFood dan 12 ribu lebih mitra Grabkios. Dalam kerja samanya nanti, kata Neneng, Grab akan melakukan digitalisasi kepada UMKM daerah agar mereka dapat beradaptasi dan bertahan di masa pandemi. UMKM akan diberikan akses teknologi, keterampilan, dan layanan digital.

"Kami akan memberikan ruang iklan di media sosial, bazaar online di aplikasi Grab, serta promosi melalui influencer yang bekerja sama dengan Grab. Gratis," terang Neneng.

Grab juga memberikan pelatihan keterampilan pada bisnis kecil agar bisa upgrade di era digital. "Kami berikan juga pelatihan online bagi pemilik usaha kecil selama 2,5 bulan. Sehingga mereka bisa beradaptasi dan tumbuh di era digital, utamanya di masa pandemi," imbuhnya.

Tak hanya itu, Grab juga menyediakan layanan Grabfood, GrabMart dan GrabKios. Ini bisa menambah channel penjualan UMKM secara daring yang mungkin selama ini masih sebatas penjualan offline.

"Ada juga Grabcar/Grabbike Protect dan GrabAssistant. Ini membuka kesempatan bagi warga yang saat ini tidak bekerja untuk bergabung menjadi mitra kami. Misalnya, karyawan yang kemarin kena PHK bisa jadi kurir GrabFood sehingga tetap mendapatkan penghasilan," ujarnya.

"Semua yang kita lakukan intinya adalah untuk meningkatkan literasi digital UMKM Banyuwangi," imbuh Neneng.

Grab Indonesia merupakan online-to-offline mobile platform terkemuka di Asia Tenggara. Grab juga menjadi start up berstatus decacorn pertama di Asia Tenggara dengan total valuasi (nilai perusahaan) mencapai lebih dari US$11 miliar atau Rp 158,6 triliun pada 2019.

Halaman

(sun/bdh)