Ini Peta Tongkrongan di Surabaya hingga 3.879 Remaja Terpapar COVID-19

Esti Widiyana - detikNews
Jumat, 18 Sep 2020 15:22 WIB
wali kota risma
Wali Kota Risma (Foto: Deny Prastyo Utomo/detikcom)

Ratusan Warga Surabaya Diciduk Untuk Rapid TestRatusan warga di kawasan Genteng dirapid test/ Foto: Faiq Azmi

"Sebetulnya aku ngingatkan anak muda ini karena fisiknya kuat. Ketika dia pulang ke rumah kan bisa nulari ibunya, neneknya, kan jadi bahaya. Jadi saya minta mereka agar berhati-hati. Mungkin dia OTG, tapi bisa nulari yang lain," kata Wali Kota Risma, Jumat (18/9/2020).

Risma juga meminta kecamatan untuk mentracing para remaja yang tertular. Sebab dari presentase, hampir 30 persen ditemukan karena nongkrong.

"Aku curiga, beberapa kecamatan tidak minta evaluasi yang anak muda itu, coba ditracing dia jujur. Kita ingin tahu dia kemana. Misal dia cangkruk di mana sama siapa. Karena kalau di rata-rata itu bisa sampai 28 - 30 persen," jelasnya.

Pihaknya juga telah meminta kelompok usia muda yang terpapar untuk menjalani isolasi mandiri di rumah atau di Asrama Haji. "Ada yang di rumah ada juga yang di Asrama Haji," ucapnya.

Sementara jumlah pasien anak yang positif COVID-19, Risma menyebut mulai berkurang. "Anak-anak nggak banyak, nggak sampai 10 orang. Kalau lihat data ya tinggal sedikit," pungkasnya.

Halaman

(fat/fat)