Hakim dan Istrinya Meninggal COVID-19, Baru Bertugas 3 Bulan di PN Surabaya

Amir Baihaqi - detikNews
Kamis, 17 Sep 2020 12:04 WIB
hakim pengadilan negeri surabaya positif covid
Hakim dan istrinya meninggal covid-19 (Foto: Istimewa)

Pihak PN Surabaya sendiri, lanjut Martin, telah mengambil alih seluruh perkara yang ditangani oleh almarhum. Sedangkan untuk tracing, seluruh pegawai dan hakim lainnya akan dites swab segera.

"Akibat meninggalnya almarhum, maka seluruh perkara yang ditangani oleh almarhum akan segera digantikan oleh tim majelis yang akan ditunjuk oleh Ketua PN. Kepala PN menginstruksikan via Humas agar segera dilakukan swab bagi seluruh ASN di PN Surabaya," jelas Martin.

Martin melanjutkan, meski ada hakim yang meninggal, tapi sampai saat ini pihaknya belum memberlakukan lockdown di PN Surabaya. Sebab, pihaknya masih menunggu hasil tes swab massal.

"Jika dari hasil swab nanti banyak yang terpapar, maka Kepala PN segera melaporkan kepada Kepala Pengadilan Tinggi Jatim untuk membuat kebijakan yang tepat untuk memutus mata rantai virus di PN," tukasnya.

"Namun Kita berharap hasil swab nanti tidak ada ASN PN Surabaya yang terpapar. Pelayanan tetap berjalan sambil menunggu hasil swab," tandas Martin.

Sebelumnya, kabar duka datang dari Pengadilan Negeri Surabaya. Seorang hakimnya bernama M Arifin meninggal dunia karena positif COVID-19. Salah satu rekannya, hakim Lufsiana saat dikonfirmasi membenarkan kabar terebut. Almarhum diketahui meninggal Selasa (15/9) malam kemarin.

"Iya, benar. Tadi malam sekitar pukul 00.45 WIB," terang Lufsiana kepada detikcom, Rabu (16/9/2020). Menurut Lufsiana, almarhum bukan meninggal di Surabaya. Namun di tempat asalnya di Semarang.

Halaman

(fat/fat)