Unair Sempurnakan Lima Kombinasi Obat Corona Sesuai Arahan BPOM

Esti Mardiana - detikNews
Selasa, 01 Sep 2020 22:47 WIB
Rektor Unair Surabaya Prof Mohammad Nasih
Rektor Unair (Foto file: Esti Widiyana/detikcom)

Nasih juga meminta doa kepada semua lembaga dan masyarakat agar penyempurnaan obat Corona Unair berjalan dengan baik.

"Mohon doanya saja. Mudah-mudahan semua proses bisa kita jalani dengan sebaik-baiknya," pungkasnya.

Diketahui, kelima kombinasi obat tersebut adalah lopinatvir-ritonavir-azithromycin, lopinavir-ritonavir-doksisiklin, lopinavir-ritonavir-clarithromycin, hidroksiklorokuin-azithromycin, dan hidroksiklorokuin-doksisiklin.

Sebelumnya BPOM RI buka suara soal kontroversi uji klinis III kombinasi obat COVID-19 yang dilakukan tim peneliti Unair. Ada beberapa evaluasi yang disampaikan. "Ditemukan critical finding," kata Kepala BPOM Penny K Lukito dalam konferensi pers di channel YouTube BPOM, Rabu (19/8/2020).

Salah satu critical finding yang diungkap adalah soal keterwakilan subjek uji yang dinilai tidak mencerminkan randomisasi. Selain itu, Penny mengungkap, dalam uji klinis tersebut, ada OTG (orang tanpa gejala) yang mendapat obat. Menurut protokol, OTG tidak perlu mendapat pengobatan.

Catatan lain yang diberikan adalah soal hasil. Menurut Penny, hasil uji klinis belum memenuhi nilai kebaruan. "Belum menunjukkan perbedaan yang signifikan," tegas Penny.

Halaman

(fat/fat)